Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Hotel di Tuban Sepi Tamu, Pelaku Usaha Terpaksa Tekan Biaya Operasional

- Reporter

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gamba: (Lobi Hotel/Ist).

Gamba: (Lobi Hotel/Ist).

Tuban – Sabtu malam yang biasanya menjadi puncak kunjungan hotel di Kabupaten Tuban kini tak lagi ramai. Deretan lobi hotel tampak lengang, hanya beberapa tamu yang keluar-masuk. Dari 100 kamar yang tersedia, rata-rata hanya 15 hingga 16 kamar yang terisi.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel pada Juni 2025 hanya 15,70 persen, turun tipis 0,22 poin dibanding Mei (15,92 persen). Angka ini menunjukkan sektor perhotelan di Bumi Ronggolawe masih belum pulih.

Dampak bagi Pelaku Usaha

Kondisi sepi tamu ini berimbas langsung pada pelaku usaha perhotelan. Sejumlah pengelola hotel terpaksa melakukan efisiensi, mulai dari pengurangan tenaga kerja kontrak hingga penghematan biaya operasional seperti listrik dan promosi.
Bagi hotel-hotel kecil, tantangan semakin berat. Tingkat hunian yang rendah membuat mereka kesulitan menutup biaya harian. Situasi ini juga memengaruhi kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap pendapatan daerah.

Kontribusi Terhadap PAD

Sektor perhotelan memiliki arti penting bagi keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Tuban mencatat, sektor hotel dan restoran menyumbang sekitar 10 persen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).(Tubansmartcity)
Selain itu, penelitian akademis menunjukkan bahwa jumlah hotel dan objek wisata berpengaruh signifikan dan positif terhadap PAD Tuban dalam rentang 2006 hingga 2020. Artinya, lesunya perhotelan bukan hanya soal bisnis, tetapi juga berdampak pada penerimaan daerah. (Researchgate)

Turis Asing Naik, Wisatawan Lokal Turun

Di tengah tren penurunan, ada catatan positif dari sisi wisatawan asing. Jumlah turis mancanegara naik dari 40 orang pada Mei menjadi 72 orang pada Juni 2025, seluruhnya memilih hotel berbintang.
Sebaliknya, wisatawan domestik justru menurun dari 8.965 orang menjadi 8.628 orang pada periode yang sama. Rata-rata lama menginap (RLMT) tamu masih stabil di angka 1,15 hari, yang mengindikasikan mayoritas pengunjung hanya singgah satu hingga dua malam.

Upaya Pemerintah Daerah

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Tuban, Emawan Putra, mengaitkan penurunan TPK dengan melambatnya ekonomi nasional.
“Banyak orang menunda perjalanan. Tak hanya hotel, kunjungan ke objek wisata juga menurun,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak kembali angka hunian. “Kami akan menggencarkan paket wisata dan menggelar event-event yang bisa menarik wisatawan dari luar daerah,” tambahnya.

Fenomena penurunan TPK tidak hanya terjadi di Tuban, melainkan juga di sejumlah daerah lain. Namun, tren kenaikan turis asing bisa menjadi peluang. Dengan promosi lebih agresif, pariwisata Tuban diharapkan bisa kembali menggeliat dan memberi dampak positif, baik bagi dunia usaha maupun PAD daerah.(Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Harga Beton Diprediksi Naik 20 Persen , Kontraktor Hitung Ulang Anggaran Proyek
Puluhan Hektare Jagung Terancam Gagal Panen, UPTD Kerek Siapkan Langkah Pengendalian
Tiga Raperda Desa Tuban Masuk Propemperda 2026, Masa Jabatan Kades 8 Tahun Jadi Sorotan
Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi
Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan
Hari Kelima Pencarian, Nelayan Tuban yang Hilang Belum Ditemukan
Pasar Sukabangun Ketapang Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Pokok dan Hasil Laut Segar
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:31 WIB

Harga Beton Diprediksi Naik 20 Persen , Kontraktor Hitung Ulang Anggaran Proyek

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:13 WIB

Puluhan Hektare Jagung Terancam Gagal Panen, UPTD Kerek Siapkan Langkah Pengendalian

Senin, 15 Juni 2026 - 20:11 WIB

Tiga Raperda Desa Tuban Masuk Propemperda 2026, Masa Jabatan Kades 8 Tahun Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:31 WIB

Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id