Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Tertancap Sabit Sendiri, Petani di Bojonegoro Meninggal Dunia

- Reporter

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Polsek Purwosari dan Tim Inafis Polres Bojonegoro saat melakukan olah TKP di areal pertanian desa setempat, (Ist).

Petugas dari Polsek Purwosari dan Tim Inafis Polres Bojonegoro saat melakukan olah TKP di areal pertanian desa setempat, (Ist).

Bojonegoro – Nasib naas dialami oleh SND (50), warga Dusun Nglegok, Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya, pria yang berprofesi sebagai petani itu meninggal dunia usai tertancap sabit yang dibawanya sendiri.

Kepala Dusun Nglegok, Dwi Prasetyo menjelaskan, jika peristiwa tersebut bermula saat korban menyetir sepeda motor dengan membawa sabit saat hendak pulang ke rumahnya. Diduga karena ban bagian depan selip, sehingga SND ini terjatuh.

“Mungkin karena selip ban diantara pasangan cor balok di area sawah, sehingga sepeda motor korban selip oleng ke kiri dan terperosok ke sawah,” ungkap Dwi Prasetyo.

Namun nahas, sabit yang dibawa korban mengenai pangkal paha yang menyebabkan luka robek sepanjang 17 centimeter dan sedalam ±7 centimeter, sehingga mengakibatkan otot besar di bagian paha korban tersebut terputus.

“Korban biasa menyetir sambil membawa sabit ditangan kiri, sehingga saat terjatuh dari motor sabit mengenai pangkal paha. Korban meninggal diduga karena kehabisan darah,” jelasnya.

Senada dengan Dwi Prasetyo, Kepala Desa Ngrejeng, Arif Andika juga menambahkan, bahwa pihak kepolisian Polsek Purwosari sudah datang ke lokasi dan melakukan pengecekan. Namun saat berada di rumah duka, keluarga SND menolak jika dilakukan otopsi.

“Peristiwa tadi sudah di tangani pihak kepolisian sama dokter. Keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkasnya.

Editor : Silvy

Berita Terkait

Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?
Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo
Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029
Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas
Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:54 WIB

Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:24 WIB

Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id