Tiga Kapal Nelayan Karam di TPI Palang Tuban, Nelayan Minta Pemecah Ombak Dibangun

- Reporter

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kapal nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang, Tuban, karam setelah dihantam ombak tinggi disertai angin kencang, Selasa (19/8/2025). Tiga kapal tenggelam dan tujuh lainnya mengalami kerusakan, (Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Sejumlah kapal nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang, Tuban, karam setelah dihantam ombak tinggi disertai angin kencang, Selasa (19/8/2025). Tiga kapal tenggelam dan tujuh lainnya mengalami kerusakan, (Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Tuban – Suasana di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, mendadak berubah muram pada Selasa (19/08/2025). Hujan deras disertai angin kencang yang datang tiba-tiba membuat tiga kapal nelayan karam, sementara tujuh kapal lainnya mengalami kerusakan ringan hingga parah.

Ombak Tinggi Hantam Kapal yang Bersandar

Biasanya, setiap sore puluhan kapal nelayan berjejer rapi di pelabuhan TPI Palang. Namun siang itu, kondisi berbalik. Ombak besar dari arah barat menghantam kapal-kapal yang sedang bersandar. Benturan keras membuat beberapa lambung kayu pecah, hingga akhirnya tiga kapal milik nelayan setempat karam.
Ketiga kapal itu milik nelayan Palang, yakni Ashari, Solin, dan Agus. Kapal-kapal tersebut sehari-hari digunakan untuk mencari ikan hingga ke perairan Kalimantan dan Sulawesi.
“Sekarang masih coba evakuasi barang-barang yang ada di kapal, Mas. Jumlah kapal yang rusak ya tiga ini,” kata Yaskuri, salah satu anak buah kapal (ABK), Rabu (20/08/2025).

Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Solin, salah satu pemilik kapal, memperkirakan kerugian mencapai Rp150 juta. Menurutnya, perbaikan kapal akan memakan waktu lama dan membuat aktivitas melaut berhenti total.
“Kalau bisa pemerintah hadir membantu. Bukan hanya soal bantuan, tapi juga infrastruktur pelabuhan. Kita butuh pemecah ombak agar kapal aman saat bersandar,” ungkapnya.

Pemecah Ombak untuk Nelayan Palang

Kepala Desa Palang, As’ad, mengungkapkan peristiwa serupa pernah terjadi lima tahun lalu. Ia menilai, kerentanan pelabuhan terhadap cuaca ekstrem sudah saatnya diantisipasi dengan pembangunan infrastruktur pelindung.
“Dari kejadian kemarin setidaknya tujuh kapal mengalami kerusakan. Tiga kapal rusak parah, empat kapal lainnya rusak ringan. Saya meminta fasilitas pelabuhan diperbaiki, minimal dibangun pemecah ombak agar nelayan tidak selalu waswas,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tuban Lakukan Kajian

Menanggapi kondisi ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Eko Julianto, menyatakan pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan kajian lapangan.
“Kami akan membuat kajian terlebih dahulu,” ujarnya singkat.
Tanpa dukungan infrastruktur memadai, laut yang menjadi sumber penghidupan mereka sekaligus menjadi medan penuh risiko yang bisa menguras harta, tenaga, bahkan nyawa. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban
Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas
Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi
Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius
Cegah Konvoi Saat Pengesahan PSHT, Polres Tuban Amankan 33 Orang dan 37 Kendaraan
Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan
Jelang Muktamar NU 2026, NBI Usulkan Kolaborasi Ulama Senior dan Intelektual Muda Pimpin PBNU
Sehari di Awal Bulan Suro, Empat Warga Tuban Tewas dalam Tiga Kecelakaan Beruntun

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:30 WIB

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:57 WIB

Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:12 WIB

Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan

Berita Terbaru

Polres Tuban melakukan mutasi besar-besaran terhadap puluhan perwira dan bintara. Sejumlah jabatan strategis di Satreskrim, Satlantas hingga Intelkam berganti, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:30 WIB

Peserta Festival Hari Bakcang 2026 menaiki kapal wisata saat menyusuri Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, dalam rangka perayaan budaya Tionghoa yang diselenggarakan oleh MABT Indonesia, (Nurul Hidayatullah/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:57 WIB