Tim Gegana Sterilkan Lokasi Ledakan Rumah di Situbondo, Olah TKP Libatkan Tim Forensik Polda Jatim

- Reporter

Kamis, 19 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tim Identifikasi Polres Situbondo bersama Tim Inafis Polda Jatim Melakukan olah TKP Ledakan Rumah di Dusun Mimbo , (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Tim Gegana dari Polda Jawa Timur mensterilkan lokasi ledakan hebat yang menghancurkan sebuah rumah di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Rabu (18/02/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Sterilisasi dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi sisa bahan peledak berbahaya sebelum proses penyelidikan lanjutan dilakukan oleh aparat kepolisian.

Olah TKP Libatkan Tim Forensik dan Identifikasi

Setelah lokasi dinyatakan aman, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Situbondo bersama Tim Identifikasi dan Laboratorium Forensik Polda Jatim mulai melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan sumber serta penyebab pasti ledakan.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, menjelaskan bahwa proses olah tempat kejadian perkara (TKP) baru dapat dilakukan usai sterilisasi oleh Tim Gegana.
“Ya, saat ini kami baru mulai melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi ledakan setelah dilakukan sterilisasi oleh Tim Gegana Polda Jatim,” ujarnya, Kamis (19/02/2026).

Diduga Dipicu Serbuk Petasan yang Disimpan di Rumah

Ledakan dahsyat tersebut menyebabkan rumah milik Kulsum (60) ambruk rata dengan tanah. Berdasarkan dugaan awal, sumber ledakan berasal dari serbuk petasan yang disimpan di dalam bangunan rumah.
Polisi masih mendalami asal-usul bahan peledak tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam penyimpanan bahan berbahaya di lingkungan permukiman warga.
Tujuh Korban, Satu Meninggal Dunia
Peristiwa tragis itu mengakibatkan delapan orang menjadi korban. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, yakni Supriyadi (50), setelah tertimpa reruntuhan bangunan saat ledakan terjadi.
Sementara enam korban lainnya mengalami luka bakar dan patah tulang. Enam korban—Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), serta pemilik rumah Kulsum (60)—telah mendapatkan perawatan di RSUD Asembagus.
Adapun satu korban lainnya, Abdurrahman (15), harus dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bakar serius hingga mencapai sekitar 90 persen.

Polisi Imbau Warga Tidak Menyimpan Bahan Peledak

Kepolisian menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti ledakan sekaligus menelusuri kemungkinan pelanggaran hukum.
Masyarakat juga diimbau agar tidak menyimpan maupun meracik bahan peledak berbahaya di lingkungan permukiman, karena berpotensi menimbulkan korban jiwa serta kerusakan besar.
“Keselamatan warga harus menjadi prioritas. Kami mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas AKP Agung Hartawan. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam
Teror Ketuk Pintu di Melawi Viral, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
Guru PPPK Paruh Waktu Datangi Disdikbud Melawi, Tuntut Kejelasan Gaji dan Dana BOS
Tenaga Outsourcing Perhutani Jatirogo Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan
Laut Keruh dan Dangkal, Nelayan Gadon Minta Penertiban Cucian Pasir Kuarsa Tuban
Pemkab Tuban Akui Kendala SDM Usai Temuan BPK Soal Pajak dan Retribusi
Polisi Bongkar Hoaks Pocong Jadi-jadian di BTN RSUD Melawi
Tangis Haru Keluarga Sambut Kepulangan 1.126 Jamaah Haji Tuban

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:22 WIB

Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:57 WIB

Teror Ketuk Pintu di Melawi Viral, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:48 WIB

Guru PPPK Paruh Waktu Datangi Disdikbud Melawi, Tuntut Kejelasan Gaji dan Dana BOS

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:38 WIB

Tenaga Outsourcing Perhutani Jatirogo Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:33 WIB

Laut Keruh dan Dangkal, Nelayan Gadon Minta Penertiban Cucian Pasir Kuarsa Tuban

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version