Tragedi Keluarga di Kediri yang Tak Sadarkan Diri Mulai Stabil, Anak Bungsu Meninggal

- Reporter

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi keluarga yang sebelumnya ditemukan taksadarkan diri mulai membaik.(Ist)

Kondisi keluarga yang sebelumnya ditemukan taksadarkan diri mulai membaik.(Ist)

KEDIRI, JATIM – Satu keluarga di Kediri yang sebelumnya ditemukan tak sadarkan diri pada Jumat (13/12) kini dilaporkan dalam kondisi stabil. Mereka saat ini menjalani perawatan intensif di RS SLG Kabupaten Kediri.

Anggota keluarga yang tengah dirawat adalah Danang, sang ayah; Minatun, sang ibu; dan putra pertama mereka, MDNP (5). Namun, tragisnya, anak bungsu mereka yang masih balita meninggal dunia dalam insiden ini.

Kondisi Mulai Membaik, Masih Dalam Perawatan ICU

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama, menyampaikan bahwa kondisi ketiga korban sudah mulai membaik. Meski demikian, Danang dan Minatun masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Baca juga: Satu Keluarga Tergeletak di Kediri,Anak 2 Tahun Tewas, Polisi Selidiki Penyebabnya

“Alhamdulillah, kondisi mereka kini sudah stabil. Mereka sudah sadar penuh, meskipun sang istri sempat gelisah. Namun, saat ini keadaannya tetap dalam kategori stabil,” kata Fauzy, Sabtu (14/12/2024).

Kondisi anak pertama mereka, MDNP, juga stabil, tetapi masih harus menjalani perawatan intensif sehingga belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

“Keduanya berada di ruang ICU sejak Jumat sore (13/12). Karena itu, baik suami, istri, maupun anak pertama mereka belum bisa memberikan keterangan,” tambah Fauzy.

Investigasi Penyebab Keluarga di Kediri Tak Sadarkan diri Didalam Rumah

Penyebab insiden ini masih menjadi tanda tanya besar. Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap apa yang menyebabkan satu keluarga ini ditemukan dalam kondisi lemas, sementara anak bungsu mereka meninggal dunia.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee