Tuban – Seorang Siswa laki – laki berinisial MRM (17) kelas 12 SMKN 1 Sawir, Tambakboyo, Tuban asal Desa Rawasan Kecamatan Jenu tewas setelah tersengat arus listrik saat akan mengikuti uji kompetensi siswa di sekolah pagi tadi (25/02/25).
Informasi dikumpulkan, Korban MRM pada pukul 09.46 wib masuk lantai gudang permesinan. Setelah turunnya hujan membuat kondisi lantai dalam keadaan basah. Saat itu, MRM menyalakan mesin pembubutan dan menyampaikan ke temannya bahwa mesin terjadi kebocoran listrik. Namun, korban melanjutkan pekerjaan pembubutan, ketika hendak merubah putaran kecepatan mesin terlihat si korban MRM badannya bergetar tersengat arus listrik dari mesin bubut.
“Temanya sempat berusaha menyelamatkan korban dan sempat pingsan,” kata sumber terpercaya yang tak mau disebutkan namanya.
Selanjutnya, Kedua temanya berhasil membawa korban keluar dari gudang mesin pembubutan serta melaporkan kepada Kepala Jurusan SMKN 1 Sawir Teguh Raharjo. Lalu. Korban dilarikan ke ke puskesmas terdekat dengan menggunakan sepeda motor. Sayangnya, Nyawa korban kelas 12 tersebut tidak tertolong.
Terpisah saat hendak mengkonfirmasi via aplikasi WhatsApp pribadinya perihal kejadian yang dialami oleh siswa SMKN 1 Sawir Tambakboyo berinisial MRM yang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di lingkungan sekolah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur (Jatim) wilayah Tuban -Bojonegoro Hidayat Rahman belum memberikan tanggapan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menjelaskan kronologi kejadian sekira pukul 09.40 waktu setempat korban bersama saksi ZM mengerjakan proyek bubut besi di ruang praktek TPK SMKN 1 Tambakboyo.
“Korban sempat menyampaikan kepada saksi bahwa alat yang dipakai ngeground (terdapat kebocoran arus listrik, red.),” terang AKP Dimas sapaan akrabnya.
Ketika korban hendak menambahkan kecepatan pada mesin bubut, tangan korban sebelah kanan memegang chuck bubut dan tangan kiri korban memegang parameter penambah RPM.
“Saksi langsung inisiatif untuk menarik tubuh korban secara paksa, saksi juga merasa ada aliran listrik pada tubuh korban ketika memegang tubuh korban,” terang Kasat Reskrim.
ZM bersama T langsung melarikan korban ke Puskesmas Tambakboyo. Dari kejadian tersebut korban dinyatakan meninggal dunia.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini, termasuk memeriksa kondisi mesin bubut yang diduga mengalami kebocoran arus listrik. Sementara itu, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Jawa Timur diharapkan segera mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, termasuk memastikan kelayakan alat-alat praktik dan keselamatan siswa di lingkungan sekolah.(Az)
Editor : Mukhyidin khifdhi












