Tuban – Sebuah video yang memperlihatkan insiden antara seorang badut jalanan dan seorang anggota kepolisian di wilayah Kabupaten Tuban viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berkostum badut terlibat cekcok dengan seorang pria yang belakangan diketahui merupakan anggota kepolisian. Rekaman berdurasi singkat tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan warga.
Video itu memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian warganet mempertanyakan kronologi kejadian dan meminta adanya penjelasan resmi dari pihak kepolisian.
Polisi Benarkan Kejadian
Kasi Humas Polres Tuban saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa peristiwa tersebut telah ditangani oleh Polsek Tuban Kota.
“Sudah dimediasi Polsek Kota,” ujarnya singkat.
Kapolsek Tuban Kota, AKP Ciput Abidin, juga membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar sudah ditangani Kanit Reskrim,” katanya.
Kanit Reskrim Polsek Tuban Kota, IPDA Sugiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari seorang pria berinisial K, warga Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang sehari-hari bekerja sebagai badut jalanan.
Setelah menerima laporan, polisi segera mengumpulkan informasi dan memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan.
“Pihak terlapor dan pelapor kami datangkan ke Polsek untuk kami mintai klarifikasi,” ujarnya.
Kedua Pihak Sepakat Berdamai
Menurut Sugiyanto, setelah dilakukan klarifikasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
“Kedua pihak sudah bertemu dan sepakat menyelesaikan secara damai. Pihak pelapor yang meminta damai,” jelasnya.
Dalam keterangan yang diperoleh polisi, sebelum kejadian K disebut sempat mengonsumsi minuman keras dan berjalan dalam kondisi sempoyongan di jalan.
Situasi tersebut kemudian berujung pada insiden tabrakan dengan pengendara motor berinisial T yang selanjutnya memicu cekcok di lokasi kejadian.
Terlapor Merupakan Anggota Propam
Saat dikonfirmasi mengenai identitas terlapor, IPDA Sugiyanto membenarkan bahwa T merupakan anggota kepolisian yang bertugas di bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).
“Iya, T ini anggota Propam,” ujarnya.
Meski telah berakhir damai, viralnya video tersebut tetap memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga berharap institusi kepolisian tetap memberikan penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik. (Az)