Viral! Mengaku Anggota Ormas, Seorang Pria di Tuban Palak Pengemudi di Jalur Pantura

- Reporter

Senin, 21 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pelaku pemalakan Pengemudi di Jalur pantura Tuban, diamankan kepolisian, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Modus Mengaku Jasa Keamanan Jalan

Tuban – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang pria yang mengaku sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) memalak pengemudi mobil di Jalan Pantura Tuban. Pria tersebut berdalih menawarkan jasa keamanan kepada pengendara sebagai modus untuk meminta uang.

Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

Menindaklanjuti laporan warga terkait video viral, Unit Jatanras Polres Tuban bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran. Pelaku berinisial S akhirnya ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya yang berada di Kelurahan Doromukti, Kecamatan Tuban.

Ternyata, pelaku merupakan residivis dalam kasus serupa namun dengan modus yang berbeda.

Pernah Mengaku Polisi untuk Memalak

“Pelaku ini pernah menjadi residivis, sebelumnya dia mengaku sebagai anggota polisi untuk memalak korbannya,” ungkap Kanit Jatanras/Pidum Polres Tuban, Ipda Moch. Rudi, saat ditemui awak media pada Senin (21/04/25).

Gunakan Stiker dan Kuitansi ‘Gapura Ronggolawe’

Ipda Rudi menjelaskan bahwa dalam kasus kali ini, pelaku memalak korban dengan dalih meminta uang keamanan. Korban yang bersedia membayar akan diberikan stiker dan kuitansi bertuliskan “Gapura Ronggolawe” sebagai bukti telah membayar.

“Korban diminta membayar tiga ratus ribu rupiah,” tambahnya.

Baca juga: Tindak Kekerasan Terhadap Jurnalis di Tuban, Sukamto Alami Luka Bacok oleh Preman Tambang

Stiker Dibeli Tiga Tahun Lalu

Kepada petugas, pelaku mengaku bahwa stiker tersebut telah dibelinya tiga tahun lalu dan baru digunakan sekarang. Modusnya, ia menghentikan mobil korban dan memaksa pembayaran di tempat.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Hujan yang Mengguyur Tuban Masih Hujan Sementara
Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar
HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek
Bupati Lindra: Pantai Boom Akan Ditata Ulang 2027
Epilepsi Kambuh Warga Gununganyar Tewas Tenggelam di Embung
Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Kapolresta Tuban : Jangan Cari-cari Kesalahan Pengendara
Warga Tuban Keluhkan BPJS Bantuan Pemerintah, Kenapa?
Kukuhkan DPC PKB Tuban, DPW Targetkan Tambah Kursi DPRD

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Hujan yang Mengguyur Tuban Masih Hujan Sementara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:05 WIB

HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Bupati Lindra: Pantai Boom Akan Ditata Ulang 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Epilepsi Kambuh Warga Gununganyar Tewas Tenggelam di Embung

Berita Terbaru

Daerah

Hujan yang Mengguyur Tuban Masih Hujan Sementara

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:28 WIB

Daerah

Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:19 WIB

Daerah

Bupati Lindra: Pantai Boom Akan Ditata Ulang 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:59 WIB

Exit mobile version