Warga Kepohagung Desak Copot Kades, Diduga Gelapkan Dana Desa Rp1,1 Miliar

- Reporter

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi warga Desa Kepohagung tuntut copot Kades atas dugaan keterlibatan penggelapan Dana Desa, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Aksi warga Desa Kepohagung tuntut copot Kades atas dugaan keterlibatan penggelapan Dana Desa, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban — Ratusan warga Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Plumpang, Selasa (28/10/2025). Mereka menuntut Kepala Desa Kepohagung, Dono Samuri, segera dicopot dari jabatannya karena diduga menggelapkan dana desa senilai lebih dari Rp1,1 miliar.

Dugaan Penggelapan Dana HIPPA

Warga menuding Dono telah menggelapkan uang desa senilai Rp1.135.729.000, yang berasal dari Pendapatan Asli Desa (PAD) dan kas HIPPA sebesar Rp845,7 juta, serta dana para investor HIPPA senilai Rp290 juta.
Alih-alih memberikan klarifikasi, Dono justru menghilang selama beberapa bulan. Namun, ia masih terlihat beraktivitas di desa tanpa memberikan penjelasan kepada warga, sehingga menimbulkan kemarahan masyarakat.

Aksi Massa Menuntut Pemberhentian

Aksi dimulai dari balai desa Kepohagung dengan long march menuju kantor kecamatan. Massa membawa spanduk dan berorasi menuntut agar Dono segera diberhentikan.
Koordinator aksi, Ahmad Ikhyar, menyebut warga sudah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Dono.
“Aksi ini kami lakukan agar kades segera dicopot. Dia sudah tidak layak memimpin desa,” tegasnya.
Ikhyar juga mengungkap, dalam pertemuan di Inspektorat, Dono sempat memberikan keterangan berbeda terkait dana yang dibawanya.
“Pernyataannya berubah-ubah. Padahal sebelumnya dia mengaku membawa uang itu,” ujarnya.

Tiga Kali Teguran Diabaikan

Camat Plumpang, Syaefiyudin, membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan tiga kali surat peringatan kepada Dono, namun tidak pernah diindahkan. Karena itu, pihak kecamatan mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk memproses pemberhentian sementara terhadap Dono.
“Kami dorong BPD menindaklanjuti pemberhentian sementara. Proses hukumnya tetap berjalan melalui kajian Inspektorat dan aparat penegak hukum,” jelasnya.
Ia juga meminta warga agar tetap menjaga ketertiban selama proses hukum berlangsung.

Ketua BPD Kepohagung, Listya Dwi Winarko, menyatakan pihaknya segera menindaklanjuti instruksi camat dan terus memantau perkembangan kasus tersebut.
“Kami terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Pengawasan tetap kami lakukan,” tandasnya. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee