Warga Tuban Antusias Ramaikan Lomba Tongklek Desa Wolutengah

- Reporter

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan salah satu grup peserta lomba Tongklek di Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek Tuban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Penampilan salah satu grup peserta lomba Tongklek di Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek Tuban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Suasana malam di RW 3, Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, tampak berbeda dari biasanya. Dentuman ritmis kentongan, ember, galon, dan alat dapur yang diubah menjadi instrumen musik tradisional mengalun semarak dalam lomba tongklek, Sabtu malam (11/10/2025).
Kegiatan yang digelar secara swadaya oleh masyarakat ini diikuti oleh 24 kelompok termasuk peserta dari Lamongan yang seluruhnya tampil dengan gaya unik dan penuh kreativitas. Mereka memadukan bunyi-bunyian khas tongklek dengan nyanyian dan tarian, menciptakan suasana meriah yang menarik perhatian ratusan warga sekitar.
Tak hanya menjadi hiburan, acara ini juga menawarkan total hadiah jutaan rupiah bagi para peserta terbaik, meski seluruh kegiatan didanai tanpa sponsor besar—murni dari iuran warga RW 3.

Pelestarian Budaya Lokal di Tengah Modernisasi

Kesenian tongklek sendiri merupakan bentuk ekspresi budaya khas Tuban dan daerah sekitarnya yang sudah dikenal sejak lama. Dengan menggunakan peralatan sederhana, warga mampu menampilkan irama yang harmonis dan menggambarkan semangat gotong royong.
Menurut Cetta, salah seorang penonton, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga agar budaya tradisional tidak punah ditelan arus modernisasi.
“Acara ini sangat meriah dan penuh makna. Para peserta terlihat antusias, dan saya bangga melihat warga masih peduli menjaga budaya lokal,” ujarnya.
Warga lainnya, Satrio, menilai kegiatan tongklek ini seharusnya menjadi agenda rutin desa setiap tahun.
“Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga mempererat persaudaraan antarwarga. Kalau bisa, tahun depan lebih besar lagi pesertanya,” ucapnya.

Kepala Desa Dorong Semangat Kolaborasi dan Kebersamaan

Kepala Desa Wolutengah, Rasdan, menyampaikan bahwa lomba tongklek tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN). Selain untuk memperingati momentum kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kerukunan, kolaborasi, dan rasa memiliki antarwarga.
“Kami berharap dengan acara ini masyarakat senantiasa menjaga keharmonisan, kerukunan, keamanan, dan setelah acara berlangsung kebersihan tetap dijaga,” ucapnya kepada LiputanSatu.id.
Rasdan menambahkan, pihak pemerintah desa selalu membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berkreasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial. Menurutnya, keberhasilan sebuah desa bukan hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari soliditas sosial dan semangat gotong royong warganya.
“Pemerintah Desa selalu mendukung kegiatan positif seperti ini. Apalagi yang sifatnya menumbuhkan kebersamaan dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal,” imbuhnya.

Swadaya Warga Jadi Kekuatan Utama

Ketua Panitia Lomba Tongklek, Winarto, mengungkapkan bahwa seluruh pelaksanaan acara ini dibiayai secara swadaya dari warga. Tak ada sponsor besar, semua berasal dari iuran sukarela masyarakat RW 3.
“Semua biaya dari kami secara swadaya, dari warga untuk warga. Tidak ada pungutan ke peserta, semuanya gratis,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut telah dipersiapkan selama lebih dari dua minggu oleh panitia dan pemuda desa. Selain lomba, panitia juga menyiapkan panggung kecil dan penerangan sederhana agar warga bisa menikmati pertunjukan dengan nyaman.
“Kami ingin menunjukkan bahwa tanpa dana besar pun, kalau masyarakat kompak dan gotong royong, kegiatan seperti ini bisa sukses besar,” ujarnya bangga.

Harapan agar Tradisi Terus Dihidupkan

Di akhir acara, Kepala Desa bersama panitia dan warga bergotong royong membersihkan area kegiatan. Semangat kebersamaan terasa kuat ketika para pemuda, ibu-ibu, dan panitia saling bahu-membahu menata kembali lapangan.
Wiranto berharap kegiatan tongklek ini bisa menjadi agenda tahunan Desa Wolutengah.
“Minimal acara ini dipertahankan tahun depan. Kalau bisa lebih dimeriahkan lagi dan melibatkan lebih banyak warga,” pungkasnya.
Bagi warga Desa Wolutengah, lomba tongklek bukan sekadar hiburan malam. Ia menjadi simbol bahwa budaya dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat, menjadi perekat sosial di era modernisasi yang kian cepat. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee