SURABAYA – Unit Reskrim Polsek Genteng terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tiga saksi terkait kematian seorang wanita berinisial L yang ditemukan tewas di depan kamar mandi sebuah rumah di Jalan Ngaglik II, Surabaya, pada Minggu (17/11/2024) malam.
Salah satu saksi yang diperiksa adalah AN (55), adik dari Stanley. Stanley mengungkapkan bahwa AN dikenal sebagai pribadi tertutup dan sudah berkeluarga.
“Adik saya sudah menikah. Saya juga tidak pernah bertanya siapa korban, takut nanti dianggap ikut campur,” ujarnya, Senin (18/11/2024).
Kekhawatiran Kesehatan AN
Stanley mengaku khawatir dengan kondisi AN, terutama karena adiknya memiliki riwayat penyakit yang mengharuskan konsumsi obat secara rutin. Namun, rumah yang menjadi lokasi kejadian telah disegel polisi, sehingga ia tidak dapat mengambil obat tersebut.
“Saya khawatir karena dia harus minum obat. Obatnya ada di ruang makan, tapi rumahnya sudah disegel polisi,” ungkap Stanley.
Ia juga menambahkan bahwa AN pernah menjalani pemeriksaan di RS Soewandhie terkait riwayat kesehatannya. “Dia sering diam dan kurang fokus saat diajak bicara. Mungkin beban kerja sebagai marketing juga memengaruhinya,” tambahnya.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Kapolsek Genteng, Kompol Bayu Halim, menyatakan bahwa ketiga saksi, termasuk AN, masih berstatus saksi. Penyelidikan dilakukan menggunakan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI).
“Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Yang jelas, korban adalah tamu di rumah tersebut,” jelas Bayu, Senin (18/11/2024).
Pemeriksaan terus berlanjut untuk mengungkap motif dan kronologi di balik kejadian tragis ini.
Editor : Agus Susanto












