SURABAYA, JATIM – Harga sembako di Jawa Timur kembali mengalami fluktuasi pada Senin, 16 Desember 2024. Cabai rawit merah mencatat kenaikan signifikan, sedangkan bawang merah justru turun harga. Harga bahan pokok lainnya relatif stabil tanpa perubahan signifikan. Memahami pergerakan harga sembako menjadi hal penting bagi masyarakat karena berpengaruh pada anggaran belanja harian.
Update Harga Sembako Jawa Timur 16 Desember 2024
Sembako, yang merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok, adalah kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Kategori sembako meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, daging, telur, susu, bawang, gas elpiji, serta garam. Di luar sembilan bahan pokok tersebut, bahan dapur seperti cabai juga memiliki peran penting dalam belanja rumah tangga.
Berikut daftar harga sembako terkini di Jawa Timur berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur pada pukul 09.48 WIB:
- Beras Premium: Rp 14.250/kg
- Beras Medium: Rp 12.202/kg
- Gula Kristal Putih: Rp 16.529/kg
- Minyak Goreng Curah: Rp 18.159/kg
- Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp 19.239/liter
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp 16.880/liter
- Minyak Goreng Minyakita: Rp 16.061/liter
- Daging Sapi Paha Belakang: Rp 117.796/kg
- Daging Ayam Ras: Rp 33.593/kg
- Daging Ayam Kampung: Rp 67.573/kg
- Telur Ayam Ras: Rp 28.215/kg
- Telur Ayam Kampung: Rp 46.516/kg
- Cabai Rawit Merah: Rp 36.011/kg
- Cabai Merah Besar: Rp 30.129/kg
- Cabai Merah Keriting: Rp 26.916/kg
- Bawang Merah: Rp 35.930/kg
- Bawang Putih: Rp 37.377/kg
- Gas Elpiji: Rp 18.606/tabung
Faktor Penyebab Perubahan Harga Sembako
Harga sembako sering mengalami perubahan akibat berbagai faktor, antara lain:
- Permintaan dan Penawaran: Jika permintaan meningkat tetapi pasokan tetap atau menurun, harga cenderung naik, dan sebaliknya.
- Cuaca dan Musim: Cuaca ekstrem atau perubahan musim dapat memengaruhi hasil pertanian, mengurangi pasokan, dan mendorong kenaikan harga.
- Kebijakan Pemerintah: Kebijakan impor, subsidi, atau pajak dapat berdampak langsung pada harga sembako.
- Biaya Produksi: Kenaikan harga bahan baku, pupuk, atau bahan bakar meningkatkan biaya produksi, yang berimbas pada harga jual.
- Fluktuasi Nilai Tukar: Depresiasi mata uang lokal terhadap dolar AS dapat membuat harga barang impor lebih mahal.
- Inflasi: Inflasi tinggi mendorong kenaikan harga barang dan jasa, termasuk sembako.
- Masalah Distribusi: Hambatan logistik, seperti kemacetan atau pemogokan, dapat mengurangi pasokan dan menaikkan harga.
Harga Cabai dan Bawang Hari Ini
Hari ini, cabai rawit merah mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar Rp 3.877 atau 12,06 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sebaliknya, bawang merah mencatat penurunan tertinggi, yakni Rp 396 atau 1,09 persen.
Kesimpulan dan Imbauan
Perubahan harga sembako adalah fenomena yang wajar, namun memerlukan pengawasan rutin agar tidak memberatkan masyarakat. Pemerintah diharapkan terus mengeluarkan kebijakan yang menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang momen-momen penting seperti hari raya atau musim panen.
Editor : Agus Susanto











