TUBAN JATIM – Banjir yang melanda Kecamatan Parengan, Tuban, menyebabkan kerusakan pada jalan aspal yang baru selesai dikerjakan. Kepala Dinas PUPR Tuban, Agung Supriyadi, merespons viralnya video yang menunjukkan aspal jalan rusak terkelupas di Dusun Kentong, Desa Margorejo, sudah mengelupas setelah terendam banjir.
Menurut Agung, kerusakan ini terjadi akibat banjir luapan Kali Kening, anak Sungai Bengawan Solo, yang berlangsung pada Senin (16/12). Ia memastikan bahwa jalan tersebut belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah, sehingga perbaikan akan menjadi tanggung jawab kontraktor.
“Jalan itu akan segera diperbaiki. Proyeknya belum diserahterimakan, jadi kewajiban kontraktor untuk memperbaiki,” jelas Agung, Kamis (19/12/2024).
Jalan Rusak Viral di Media Sosial
Peristiwa jalan rusak akibat aspal baru yang terkelupas viral setelah diunggah oleh akun Instagram Andreli_48. Video tersebut memperlihatkan aspal yang mengelupas dan berserakan di jalan, sementara beberapa warga terlihat membersihkan pecahan aspal agar tidak membahayakan pengguna jalan.
“Viral aspal umur sehari terkelupas diterjang banjir,” tulis keterangan dalam video, yang memancing berbagai komentar warganet.
Baca juga: Jalur Lintas Selatan Malang Longsor, Warga Pasrah Harus Memutar 7 Km
Salah satu warganet menyindir kualitas pengerjaan proyek tersebut. “Gimana mau kuat.
kalau cuma ditumpuk doang. Lagian tipis juga,” tulis akun roh*3**.
Sindiran lain datang dari akun yog****845, yang dengan nada sarkastik menyalahkan banjir alih-alih pihak terkait. “Salahin banjirnya lah! Jalan baru diaspal kok dibanjiri,” tulisnya.
Klarifikasi Pemerintah Desa
Kepala Desa Margorejo, Kasri, membenarkan bahwa jalan kabupaten tersebut mengalami kerusakan akibat banjir. Ia juga mengonfirmasi bahwa perbaikan jalan rusak telah dilakukan oleh kontraktor yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek.
Baca juga: Longsor di Trenggalek, Material Tebing 25 Meter Tutup Separuh Jalan Nasional
“Kerusakan sudah ditangani kemarin, dan jalan sudah dibenahi oleh CV pelaksana proyek. Untuk lebih jelasnya, bisa ditanyakan ke Dinas PUPR Tuban,” ujar Kasri.
Komitmen Perbaikan oleh Dinas PUPR
Agung Supriyadi memastikan bahwa pihaknya akan mengawasi proses perbaikan jalan tersebut. Ia menegaskan bahwa proyek jalan ini masih dalam tahap evaluasi dan belum diserahterimakan secara resmi.
“Ini menjadi perhatian kami. Pekerjaan yang belum diserahterimakan tentunya masih menjadi tanggung jawab penyedia jasa untuk memperbaiki bila ada kerusakan,” tegasnya.
Editor : Agus Susanto












