KPU Situbondo Resmi Bubarkan Badan Ad Hoc PPK dan PPS Usai Pilkada 2024

- Reporter

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Situbondo resmi bubarkan badan ad hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) (Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id).

KPU Situbondo resmi bubarkan badan ad hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) (Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id).

SITUBONDO, JATIM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo resmi membubarkan badan ad hoc Panitia Plemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) usai sukses menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Senin (27/1/2024).

Apresiasi KPU untuk Penyelenggara Pemilu Ad Hoc

Ketua KPU Situbondo, Hadi Prayitno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara pemilu ad hoc yang telah bertugas selama delapan bulan, sejak 26 Mei 2024 hingga 27 Januari 2025.

“Masa kerja badan ad hoc PPK dan PPS berakhir hari ini. Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman di tingkat kecamatan dan desa atas dedikasi mereka, sehingga Pilkada Serentak 2024 di Situbondo berjalan aman dan lancar,” ujar Hadi.

Hadi menekankan bahwa PPK dan PPS memiliki peran strategis dalam menyukseskan setiap tahapan pilkada.

“Meski ini adalah pengalaman pertama mereka dalam penyelenggaraan pilkada serentak, badan ad hoc berhasil menjalankan tugas dengan baik, mulai dari pemutakhiran data pemilih, penyusunan daftar pemilih tetap, hingga pengaturan lokasi pemungutan suara,” tambahnya.

Baca juga: KPU Situbondo Tetapkan Yusuf Rio dan Ulfiah Sebagai Pemenang Pilkada 2024

Dari data KPU, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 27 November 2024 mencapai 79,01%, dengan 401.727 pemilih dari total 507.507 daftar pemilih tetap (DPT) menggunakan hak pilihnya.

“Tingkat kehadiran pemilih tahun ini lebih tinggi dibandingkan Pilkada 2019 yang hanya mencapai sekitar 72%. Hal ini berkat sosialisasi intensif kepada seluruh segmen masyarakat,” tutup Hadi.(Fia/Din).

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee