Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

IB Dorong Populasi Sapi di Tuban di Tengah Wabah PMK

- Reporter

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

inseminasi buatan (IB) sebagai solusi efektif untuk meningkatkan jumlah sapi tanpa risiko penularan dari luar daerah ditengah wabah PMK,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

inseminasi buatan (IB) sebagai solusi efektif untuk meningkatkan jumlah sapi tanpa risiko penularan dari luar daerah ditengah wabah PMK,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

TUBAN – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak menimbulkan kekhawatiran di kalangan peternak sapi, terutama bagi mereka yang ingin menambah populasi ternaknya. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP2P) Kabupaten Tuban merekomendasikan metode inseminasi buatan (IB) sebagai solusi efektif untuk meningkatkan jumlah sapi tanpa risiko penularan dari luar daerah.

Sebagai daerah dengan populasi sapi terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Sumenep, Tuban menghadapi tantangan dalam menjaga pertumbuhan populasi ternak akibat wabah PMK. Namun, dengan inseminasi buatan, pertumbuhan populasi sapi tetap dapat dioptimalkan melalui teknik reproduksi yang aman dan terkendali.

IB Aman di Tengah Wabah PMK

Kepala DKP2P Tuban melalui Kabid Kesehatan Hewan, Pipin Diah Larasati, menegaskan bahwa inseminasi buatan tetap aman dilakukan di tengah merebaknya PMK, asalkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, virus PMK memang dapat menempel pada berbagai permukaan dan makhluk hidup, namun risiko penyebaran dapat dikendalikan dengan proses desinfeksi yang ketat.

“Sebelum melakukan IB, inseminator harus menjalani desinfeksi terlebih dahulu untuk memastikan bebas dari virus. Selain itu, mereka juga wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Setelah proses IB selesai, desinfeksi kembali dilakukan, termasuk sebelum menangani sapi lainnya,” jelas Pipin.

Solusi Efektif untuk Meningkatkan Populasi

Pipin menambahkan bahwa inseminasi buatan menjadi alternatif terbaik bagi peternak untuk meningkatkan jumlah sapi tanpa harus mendatangkan ternak dari luar daerah, yang berisiko membawa virus PMK.

“Penyebaran PMK umumnya terjadi karena adanya sapi yang didatangkan dari luar daerah. Dengan IB, peternak dapat memperbanyak populasi ternak secara aman dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca juga: Kasus PMK di Tuban Belum Tuntas, DPRD dan DKP2P Gelar Rapat Evaluasi

Jenis Bibit Sapi yang Tersedia

DKP2P Tuban menyediakan berbagai jenis bibit sapi unggulan untuk program inseminasi buatan, antara lain:

Limosin

Simental

Peranakan Ongole (PO)

Brahman

Belgian Blue

Peternak yang ingin mengikuti program inseminasi buatan dapat menghubungi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) setempat untuk mendapatkan layanan lebih lanjut.(Az)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Kebakaran Toko Parfum di Latsari Tuban, Dipicu Korek Api Saat Merokok
Muktamar NU: ABUKTOR—Asal Bukan Koruptor
Kebakaran Ketiga Pasar Baru Tuban, Bupati Wacanakan Penataan Ulang Kios
Kebakaran Hanguskan Sejumlah Kios di Pasar Baru Tuban, Diduga Korsleting Listrik
3 Korban Terungkap, Dinsos Tuban Turun Tangan Tangani Kasus Perundungan Anak
Hari Bumi di Tuban Diwarnai Aksi Mahasiswa, Soroti Maraknya Tambang Ilegal
DPRD Tuban Soroti Kasus Perundungan SMP, Tegaskan Tidak Boleh Dinormalisasi
“Apakah Pemkab Tuban Mendorong ASN Melanggar Aturan?”

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:28 WIB

Kebakaran Toko Parfum di Latsari Tuban, Dipicu Korek Api Saat Merokok

Kamis, 23 April 2026 - 11:51 WIB

Muktamar NU: ABUKTOR—Asal Bukan Koruptor

Kamis, 23 April 2026 - 10:37 WIB

Kebakaran Ketiga Pasar Baru Tuban, Bupati Wacanakan Penataan Ulang Kios

Kamis, 23 April 2026 - 08:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Kios di Pasar Baru Tuban, Diduga Korsleting Listrik

Rabu, 22 April 2026 - 21:50 WIB

3 Korban Terungkap, Dinsos Tuban Turun Tangan Tangani Kasus Perundungan Anak

Berita Terbaru

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Politik

Muktamar NU: ABUKTOR—Asal Bukan Koruptor

Kamis, 23 Apr 2026 - 11:51 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id