Jawa Timur Dukung Sekolah Rakyat, Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Berkolaborasi

- Reporter

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekonomi Desa Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (09/03/2025), (Dok: Kementrian Sosial).

Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekonomi Desa Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (09/03/2025), (Dok: Kementrian Sosial).

Surabaya – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak seluruh kepala daerah di Jawa Timur untuk bersama-sama menyukseskan program Sekolah Rakyat. Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin di wilayah tersebut.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekonomi Desa Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (09/03/2025) malam.

“Kami membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota yang memiliki fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk mendirikan Sekolah Rakyat. Ini adalah bentuk nyata dalam menerjemahkan arahan Presiden Prabowo untuk memastikan pendidikan inklusif bagi semua,” ujar Gus Ipul.

Sekolah Rakyat ditargetkan hadir di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur, dengan minimal satu sekolah per wilayah, serta dua sekolah di tingkat provinsi. Secara nasional, program ini menargetkan 100 Sekolah Rakyat dengan jenjang SD, SMP, dan SMA pada tahun ini.

Baca juga: Sekolah Rakyat Siap Wujudkan Generasi Emas 2045

Kementerian Sosial akan berperan aktif dengan menyiapkan lokasi penyelenggaraan, termasuk 31 sentra dan 6 balai yang siap digunakan. Hingga saat ini, sudah ada 40 fasilitas yang dipersiapkan.

Dukungan penuh juga datang dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten/kota untuk memastikan efektivitas program.

“Kita harus memastikan Sekolah Rakyat memiliki standar pendidikan yang berkualitas. Ini adalah investasi bagi generasi emas 2045,” kata Khofifah.(Ron)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee