Waspadai Mendengkur: Bukan Sekadar Gangguan Tidur Biasa

- Reporter

Minggu, 20 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Gambar: Ilustrasi/Ai)

(Gambar: Ilustrasi/Ai)

Tuban – Mendengkur atau ngorok kerap dianggap sebagai hal lumrah, bahkan sering jadi bahan candaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik suara yang terdengar lucu itu, mendengkur bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, terutama jika berlangsung terus-menerus dan disertai gejala seperti rasa kantuk berlebihan di siang hari atau terbangun dengan napas terengah

Apa yang Menyebabkan Kita Mendengkur?

Mendengkur terjadi ketika aliran udara terhambat saat tidur, biasanya karena jaringan di sekitar tenggorokan bergetar. Beberapa faktor yang umum jadi penyebab antara lain:

  • Kelebihan berat badan
  • Posisi tidur, terutama telentang
  • Gangguan hidung dan sinus, seperti pilek kronis atau deviasi septum
  • Konsumsi alkohol dan obat penenang sebelum tidur
  • Masalah anatomi seperti amandel besar atau langit-langit lunak yang rendah

Menurut dr. Andika Prasetya, Sp.THT-KL, dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan, “Mendengkur bisa terjadi karena hambatan fisik di saluran napas atas. Jika frekuensinya tinggi dan tidak ditangani, hal ini dapat berkembang menjadi obstructive sleep apnea yang berbahaya.”
(Sumber: wawancara dalam seminar kesehatan RS Hermina Depok, 2023)

Dampak Kesehatan yang Mungkin Terjadi

Banyak orang tak sadar bahwa mendengkur bisa memicu komplikasi. Dalam kasus tertentu, mendengkur disertai dengan henti napas sesaat saat tidur, dikenal sebagai sleep apnea. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko:

  • Hipertensi
  • Gangguan jantung
  • Stroke
  • Diabetes tipe 2
  • Penurunan daya konsentrasi dan produktivitas

dr. Laila Mustika, Sp.P, spesialis paru dari RSUP Persahabatan Jakarta, menjelaskan:
“Sleep apnea menyebabkan oksigen berkurang saat tidur. Akibatnya, jantung bekerja lebih keras, dan ini bisa menyebabkan tekanan darah meningkat atau ritme jantung terganggu.”
(Sumber: Paparan ilmiah dalam simposium pernapasan nasional, 2022)

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Mendengkur bisa dikendalikan, terutama jika diketahui penyebab pastinya. Beberapa langkah yang disarankan:

  • Ubah posisi tidur, hindari tidur telentang
  • Turunkan berat badan jika mengalami obesitas
  • Hindari konsumsi alkohol dan obat penenang menjelang tidur
  • Gunakan alat bantu seperti CPAP untuk kasus sleep apnea
  • Konsultasi ke dokter spesialis THT atau paru jika mendengkur terus berlanjut

    Kata dr. Laila, “Banyak pasien baru menyadari bahaya mendengkur setelah bertahun-tahun mengalami kelelahan kronis. Padahal, penanganan sedini mungkin bisa sangat membantu memperbaiki kualitas hidup mereka.”

    Baca juga: Benarkah Minum Es Saat Berbuka Bisa Menyebabkan Radang Tenggorokan? Ini Faktanya!

    Baca juga: Manfaat Bersepeda di Kota: Solusi Sehat dan Ramah Lingkungan

    Kesimpulan

    Mendengkur bukan sekadar gangguan kecil di malam hari. Ia bisa menjadi alarm dari tubuh bahwa ada masalah serius yang harus ditangani. Jika kamu atau orang terdekatmu mendengkur setiap malam, jangan ragu untuk memeriksakan diri. Ingat, tidur yang nyenyak adalah dasar dari kesehatan tubuh dan pikiran.(Kief)

    Editor : Mukhyidin Khifdhi

    Berita Terkait

    Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
    Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
    Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
    Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
    Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir
    Rutan Situbondo Awali 2026 dengan Renovasi Kamar Hunian WBP
    Warga Montong Tuban Keluhkan Demam dan Nyeri Sendi Mirip Gejala Chikungunya
    Wisata Kambang Putih Tuban Park, Ikon yang Terlupa di Tengah Gencarnya Pembangunan

    Berita Terkait

    Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

    Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

    Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

    Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

    Kamis, 8 Januari 2026 - 11:44 WIB

    Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan

    Rabu, 7 Januari 2026 - 22:01 WIB

    Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan

    Rabu, 7 Januari 2026 - 15:51 WIB

    Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

    Berita Terbaru

    Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

    Hukum Kriminal

    Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

    Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

    Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

    Peristiwa

    Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

    Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

    Advertisement
    Promo Shopee