Banjir Luapan Bengawan Solo Rendam Empat Kecamatan di Tuban, Pemkab Gelar Rapat Darurat

- Reporter

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky pimpinan Rapat Darurat penanggulangan banjir,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky pimpinan Rapat Darurat penanggulangan banjir,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

TUBAN – Memasuki masa peralihan musim (pancaroba), intensitas hujan di sejumlah daerah justru mengalami peningkatan. Kondisi ini menyebabkan debit air Sungai Bengawan Solo naik drastis hingga mengakibatkan banjir di beberapa titik.
Di Kabupaten Tuban, empat kecamatan terdampak banjir akibat luapan sungai terbesar di Jawa tersebut. Wilayah yang terendam antara lain Kecamatan Widang, Plumpang, Rengel, dan Soko. Bahkan, di Kecamatan Rengel, banjir merendam lahan pertanian yang sedang memasuki masa panen.

Pemkab Tuban Ambil Langkah Tanggap Darurat

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggelar rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Plumpang pada Senin (19/05/2025). Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam rapat tersebut, Bupati Aditya Halindra—akrab disapa Lindra—menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meningkatnya debit air di kawasan bantaran sungai Bengawan Solo, termasuk kiriman air dari wilayah dataran tinggi.

Optimalisasi Waduk Jabung dan Revitalisasi Saluran Air

Salah satu langkah strategis yang dibahas dalam rapat darurat tersebut adalah optimalisasi fungsi Waduk Jabung di Kecamatan Widang. Waduk yang saat ini masih dalam sengketa proyek strategis nasional (PSN) Jabung Ring Dike itu diyakini mampu menampung luapan air dan menekan dampak banjir, baik di pemukiman warga maupun lahan pertanian.
Selain itu, Pemkab Tuban juga akan melakukan revitalisasi saluran air dengan pengerukan sedimentasi yang selama ini menjadi penyebab tersumbatnya aliran air.

“Banjir ini bukan hal baru, terjadi setiap tahun. Pemkab akan memanfaatkan P-APBD 2025 sebagai respon cepat agar dampak banjir dapat ditekan secara signifikan,” ujar Lindra.

Sinergi Lintas Sektor untuk Penghijauan dan Penanggulangan Banjir

Pemkab Tuban juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo serta Perum Perhutani guna menyusun langkah teknis lanjutan. Termasuk mendorong program penghijauan di sejumlah wilayah yang berpotensi menahan laju air saat musim hujan.
Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, diharapkan upaya penanggulangan banjir di Kabupaten Tuban dapat lebih optimal.

Keluhan Warga: Saluran Air Bertahun-tahun Tak Tersentuh

Sementara itu, warga terdampak banjir di Kecamatan Plumpang mengeluhkan kurangnya perhatian terhadap infrastruktur saluran air. Lumaji, salah seorang warga, mengaku saluran air di wilayahnya sudah lama tidak diperbaiki atau dikeruk.

“Air hujan tidak ada yang menahan, sudah sangat lama tidak dilakukan pengerukan. Saya sampai lupa kapan terakhir,” keluhnya.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee