Banjir Kali Lamong Rendam 11 Desa di Gresik, Warga Diminta Waspada

- Reporter

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Rumah Warga di Balongpanggang Gresik Terendam Banjir Luapan Kali Lamong, (Ist).

Ratusan Rumah Warga di Balongpanggang Gresik Terendam Banjir Luapan Kali Lamong, (Ist).

Gresik – Hujan deras yang mengguyur sejak Senin (24/2) menyebabkan luapan Kali Lamong merendam sejumlah desa di Kabupaten Gresik. Hingga hari ini, banjir telah melanda 11 desa yang tersebar di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng, mengganggu aktivitas warga serta memutus beberapa akses jalan.

Banjir ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang meningkatkan debit air Kali Lamong hingga meluap ke permukiman warga. Fenomena ini bukan pertama kali terjadi, mengingat kawasan sekitar sungai memang rawan terdampak banjir setiap musim hujan.

Desa-Desa Terdampak Banjir di Balongpanggang

Di Kecamatan Balongpanggang, lima desa yang paling terdampak banjir akibat luapan Kali Lamong adalah:

  • Ngampel
  • Dapet
  • Sekarputih
  • Wotansari
  • Banjar Agung

Ratusan rumah di desa-desa ini terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga lebih dari 1 meter di beberapa titik. Selain itu, banjir juga menggenangi jalan-jalan utama, menghambat aktivitas warga, termasuk akses menuju pasar dan sekolah.

Di Kecamatan Benjeng, delapan desa juga terdampak banjir, dengan kondisi serupa. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai menjadi yang paling terdampak, karena rumah mereka langsung terkena luapan air yang datang secara tiba-tiba.

Dampak Terhadap Warga Sekitar

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman karena rumah mereka sudah tidak bisa ditinggali. Beberapa keluarga memilih bertahan dengan membuat panggung darurat di dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga.

Selain permukiman, area pertanian juga terdampak cukup parah. Sawah yang baru saja ditanami padi terendam air, berpotensi menyebabkan gagal panen jika banjir tidak segera surut dalam beberapa hari ke depan.

“Air mulai masuk sejak dini hari. Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang, hanya pakaian dan beberapa peralatan penting,” ujar salah satu warga Desa Ngampel.

Upaya Penanganan dan Bantuan untuk Korban

  • Tim BPBD Provinsi Jawa Timur bersama TRC BPBD Kabupaten Gresik telah turun ke lapangan untuk membantu evakuasi dan mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak. Saat ini, beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:
  • Pemantauan debit air Kali Lamong untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
  • Evakuasi warga lansia, ibu hamil, dan anak-anak ke tempat yang lebih aman.
  • Pendirian dapur umum di Dusun Jedong, Desa Sekarputih, untuk memenuhi kebutuhan pangan warga.
  • Distribusi bantuan makanan, air bersih, dan selimut kepada korban banjir.

Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan dan memastikan keselamatan warga.

Imbauan kepada Masyarakat

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir di Gresik. Namun, pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

Pemerintah setempat masih terus memantau perkembangan situasi dan mengantisipasi kemungkinan banjir susulan jika hujan deras kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.(Aj)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Kejari Tuban Benarkan Staf yang Diperiksa Terkait Polemik Rp600 Juta Sedang Umrah
Jadwal Tender April Terlewati, Revitalisasi Taman Kapur Rp16,6 Miliar Belum Bergerak
Kirana Wedding Tuban Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta
Polresta Tuban Perkuat Sinergi dengan Media Lewat PIRAMIDA, Siapkan Kolaborasi Sosial
PRPP Edukasi Pemuda Desa di Tuban, Dorong Bijak Bermedia Sosial Tangkal Hoaks
Solusi Bangun Indonesia Raih Lestari Awards 2026, Nathabumi Dinilai Perkuat Ekonomi Sirkular
Terlacak GPS Mobil Rental, Terduga Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Ditangkap di Hotel
Haul Ponpes Langitan 2026: Lalu Lintas Ramai Lancar, Polisi Antisipasi Lonjakan Arus Kepulangan Jemaah

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kejari Tuban Benarkan Staf yang Diperiksa Terkait Polemik Rp600 Juta Sedang Umrah

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:58 WIB

Jadwal Tender April Terlewati, Revitalisasi Taman Kapur Rp16,6 Miliar Belum Bergerak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:10 WIB

Polresta Tuban Perkuat Sinergi dengan Media Lewat PIRAMIDA, Siapkan Kolaborasi Sosial

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:46 WIB

PRPP Edukasi Pemuda Desa di Tuban, Dorong Bijak Bermedia Sosial Tangkal Hoaks

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:06 WIB

Solusi Bangun Indonesia Raih Lestari Awards 2026, Nathabumi Dinilai Perkuat Ekonomi Sirkular

Berita Terbaru