Situbondo – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Hj. Khoirani Ulfiyah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar ziarah ke makam para bupati terdahulu, Senin (11/08/2025).
Perjalanan Ziarah
Rombongan berangkat dari Pendopo Kabupaten Situbondo pada pagi hari. Perjalanan diawali menuju Sukorejo untuk berziarah ke Makam KH. As’ad Syamsul Arifin, seorang ulama kharismatik yang berpengaruh besar di Jawa Timur dan memiliki peran penting dalam sejarah Situbondo.
Dari Sukorejo, perjalanan berlanjut ke wilayah Besuki untuk mengunjungi Makam Bloro dan Makam Pate Alos, bupati pertama Situbondo. Makam Pate Alos menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus dari Bupati Mas Rio karena kondisinya yang kurang terawat.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke pusat kota Situbondo, mendatangi Makam Pate Saleh di Kelurahan Patokan, kemudian Makam Alm. Dadang di Jalan Mawar, Makam Alm. Diaman di Kelurahan Patokan, dan terakhir Makam Alm. Suroso di Jalan Merak.
Secara garis besar, rute ziarah membentuk lintasan dari utara ke selatan:
• Pendopo Kabupaten Situbondo → Sukorejo (±30 km utara).
• Sukorejo → Besuki (±20 km barat laut).
• Besuki → Patokan (±40 km ke arah timur).
• Patokan → Jalan Mawar dan Jalan Merak (lokasi di pusat kota Situbondo).
Perjalanan ini memakan waktu sekitar setengah hari, dengan setiap lokasi diselingi doa bersama dan tabur bunga.
Makna Ziarah Menurut Bupati Mas Rio
Bupati yang akrab disapa Mas Rio menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud rasa hormat kepada para pemimpin yang telah berjasa membangun Situbondo.
“Kita menghormati seluruh leluhur kita, para petinggi kita, bupati-bupati Situbondo. Jadi selain ke Makam Pahlawan, kita ziarah ke makam-makam bupati, mulai dari bupati pertama, kedua, ketiga, hingga seterusnya,” ujarnya.
Menurutnya, setiap pemimpin terdahulu telah meninggalkan nilai, prinsip, dan warisan perjuangan yang harus dijaga generasi sekarang.
Rencana Restorasi Makam Pate Alos
Dalam kunjungan ke makam Pate Alos, bupati pertama Situbondo yang berada di Besuki, Mas Rio menemukan kondisi makam yang memerlukan perbaikan. Ia menegaskan akan mengalokasikan anggaran untuk restorasi agar situs sejarah tersebut tetap terjaga.
“Meskipun sudah beda alam, mereka punya nilai yang harus kita rawat. Apalagi ini menjelang hari jadi Kabupaten Situbondo. Kita akan siapkan anggaran, tapi saya mau panggil dulu yayasannya agar makam bupati pertama ini bisa kita restorasi. Insya Allah segera kita tindaklanjuti,” tegasnya.
Harjakasi sebagai Momentum Menghargai Sejarah
Ziarah makam ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Harjakasi ke-207 yang tidak hanya bersifat perayaan, tetapi juga refleksi sejarah. Pemerintah Kabupaten Situbondo ingin memastikan bahwa generasi mendatang memahami dan menghargai jasa para pemimpin sebelumnya.
Selain kegiatan ziarah, peringatan Harjakasi tahun ini juga direncanakan akan diisi dengan agenda budaya, pameran potensi daerah, dan kegiatan sosial.(Fia)
Editor : Kief












