Istighosah untuk Negeri: Pemkab Situbondo Ajak Warga Bersatu Jaga Indonesia

- Reporter

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Situbondo bersama seluruh jajaran Forkopimda gelar Istighosah untuk Negeri, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Pemkab Situbondo bersama seluruh jajaran Forkopimda gelar Istighosah untuk Negeri, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Doa Bersama di Tengah Dinamika Nasional

Situbondo – Di tengah situasi nasional yang dihiasi demonstrasi dan kericuhan di sejumlah daerah, Pemerintah Kabupaten Situbondo memilih jalan damai dengan menggelar istighosah untuk Negeri. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Rakyat, Senin (01/09/2025) malam, dengan kehadiran ribuan warga yang datang dari berbagai penjuru Situbondo.
Acara ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus simbol kebersamaan, menegaskan bahwa persatuan bangsa bisa dijaga melalui doa dan kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Forkopimda Hadir Lengkap, Tunjukkan Kekompakan

Hadir secara lengkap jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Situbondo: Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Wakil Bupati Ulfiyah, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, Dandim 0823/Situbondo, Kepala Kejaksaan Negeri, hingga Ketua Pengadilan Negeri Situbondo.
Kehadiran Forkopimda bersama ulama dan masyarakat luas memperlihatkan kekompakan nyata dalam menjaga Situbondo tetap aman dan kondusif. Momentum ini sekaligus mengirim pesan penting ke masyarakat bahwa pemerintah, aparat, dan tokoh agama berdiri di garda terdepan untuk melindungi persatuan.

Indonesia Raya Tiga Stanza, Gema Nasionalisme

Ada hal unik sebelum doa bersama dimulai. Seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya lengkap tiga stanza. Pengumandangan versi penuh lagu kebangsaan yang jarang ditemui di acara resmi ini menghadirkan nuansa nasionalisme yang mendalam.
Ribuan suara yang bergema serentak membuat suasana haru, sebagian peserta bahkan meneteskan air mata. Getaran semangat kebangsaan terasa nyata, menyatukan seluruh hadirin tanpa sekat usia, jabatan, maupun latar belakang.

Tema Persatuan: Jaga Situbondo, Jaga Indonesia

Dengan mengusung tema “Bersatu dan Bergandengan Tangan, Jaga Situbondo, Jaga Indonesia”, istighosah ini berhasil menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya pejabat dan tokoh agama, ribuan masyarakat umum memadati area alun-alun hingga ke luar pendopo.
Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan bangsa sejatinya ada pada solidaritas rakyat yang mampu menjaga harmoni di tengah tantangan.

Doa Dipimpin Ulama Kharismatik

Rangkaian doa dipimpin oleh ulama kharismatik Situbondo. Bacaan tahlil, ayat-ayat suci Al-Qur’an, dan doa khusus untuk keselamatan bangsa mengalun khidmat. Banyak jamaah terlihat larut dalam suasana haru, bahkan beberapa di antaranya menitikkan air mata ketika doa-doa dipanjatkan agar Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan bencana.
Momentum ini tidak hanya menjadi ritual religius, tetapi juga sarana memperkuat spiritualitas dan optimisme masyarakat Situbondo dalam menghadapi dinamika bangsa.

Pesan Bupati: Jangan Mudah Terprovokasi

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rio menegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah.
“Doa bersama ini menjadi ikhtiar kita agar Situbondo tetap aman, damai, dan bangsa kita dijauhkan dari perpecahan. Jujur, saya kaget melihat begitu banyak masyarakat yang hadir di luar pendopo, ini bukti bahwa kita semua peduli akan keutuhan bangsa,” ujarnya.

Komitmen Aparat Menjaga Stabilitas

Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, menambahkan bahwa aparat keamanan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas Situbondo.
“Kami menyampaikan pesan moral agar seluruh elemen masyarakat menjunjung tinggi hukum serta menyelesaikan persoalan dengan cara damai. Doa bersama ini bukan sekadar simbol spiritual, melainkan juga pengingat akan pentingnya nilai persatuan,” ungkapnya.

Nasionalisme dan Religiusitas Bisa Sejalan

Acara ditutup dengan doa keselamatan bangsa. Meski berlangsung hingga larut malam, ribuan peserta tetap antusias mengikuti hingga akhir. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nasionalisme dan religiusitas dapat berjalan beriringan dalam menjaga keutuhan bangsa.
Situbondo kembali menegaskan dirinya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius, sekaligus mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika nasional. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee