Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Setatus Pekerja PT CAT Tak jelas, DPRD Desak Pertamina Turun Tangan

- Reporter

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana hearing di ruang Komisi II DPRD Tuban terkait kasus pekerja PT CAT. Pihak perusahaan dan Pertamina tidak hadir dalam pertemuan tersebut, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Suasana hearing di ruang Komisi II DPRD Tuban terkait kasus pekerja PT CAT. Pihak perusahaan dan Pertamina tidak hadir dalam pertemuan tersebut, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Nasib menggantung dialami Suwandi, seorang pekerja PT Cahaya Anugerah Tamara (CAT) Tuban. Sejak tahun 2017, statusnya tidak jelas setelah dimutasi secara sepihak, hingga akhirnya persoalan ini dibawa ke meja Komisi II DPRD Tuban.

Kasus bermula ketika Suwandi dimutasi ke Malang pada 2017. Diduga, mutasi itu terjadi karena dirinya terlalu vokal memperjuangkan kesejahteraan pekerja PT CAT. Namun, di Malang tidak tersedia formasi pekerjaan. Akibatnya, Suwandi kembali ke Tuban, tetapi justru diblokir sehingga tidak lagi bisa bekerja.
“Mutasi itu konon atas dorongan kepala desa Remen, Mentoso, dan Tasikharjo, karena Suwandi dianggap terlalu vokal,” ungkap Kusmen, Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Tuban.

Tuntutan Serikat Pekerja

DPC SPN Tuban menyatakan sejak 2017 hingga kini, Suwandi tidak pernah menerima surat pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, ia juga tidak dipekerjakan lagi. Kusmen menegaskan, pihaknya menuntut kejelasan status serta hak-hak Suwandi, termasuk gaji yang seharusnya tetap dibayarkan.
“Kami menuntut PT CAT memberikan hak anggota kami. Jika Suwandi saja diintimidasi, bukan tidak mungkin ke depan pekerja lain akan mengalami hal yang sama,” tegas Kusmen.

Hearing Tidak Dihadiri Perusahaan

Upaya mediasi sudah dilakukan. Pada 28 Mei 2025, Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Tuban telah melayangkan surat kepada PT CAT, namun hingga kini belum ditindaklanjuti. Bahkan, dalam hearing yang digelar Komisi II DPRD Tuban, pihak PT CAT dan Pertamina Patra Niaga tidak hadir.

Sikap DPRD Tuban

Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia bahkan menyatakan siap turun aksi bersama serikat pekerja jika diperlukan.
“Jika dibutuhkan turun aksi, saya siap bersama seluruh anggota mengawal,” ujarnya.
Rencananya, DPRD akan kembali mengundang pihak perusahaan pada Senin mendatang untuk mencari titik terang penyelesaian masalah ini.

Belum Ada Keterangan Resmi

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari manajemen PT CAT. Sementara itu, Manager Communications and CSR Pertamina Patra Niaga, Ahad Rehadi, menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada PT CAT. Saat dikonfirmasi, pihak PT CAT tidak memberikan jawaban. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo
IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas
Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam
Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak
SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong
Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:48 WIB

IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:36 WIB

Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:07 WIB

Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:33 WIB

SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jenazah Murtafia Rafika Devi (34), seorang bidan RSUD Besuki yang ditemukan meninggal dunia di saluran drainase Jalur Pantura Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Sabtu (06/06/2026) malam, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id