Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Operasi Zebra Semeru 2025, Satlantas Polres Tuban Fokus Tekan Kecelakaan di zona Black Spot

- Reporter

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Satuan Lalu Lintas Polres Tuban resmi melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2025 serentak di seluruh wilayah Jawa Timur, berlangsung dari 17 hingga 30 November 2025. Operasi yang rutin digelar ini menargetkan berbagai pelanggaran lalu lintas yang dinilai berpotensi memicu kecelakaan.

Fokus Sasaran: Pelanggaran yang Berpotensi Picu Kecelakaan

Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, mengungkapkan bahwa fokus utama operasi kali ini adalah pelanggaran seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan melebihi satu orang, hingga tidak mengenakan helm SNI atau sabuk pengaman.
“Kami juga menyoroti pengemudi yang mengendarai dalam pengaruh alkohol, melampaui batas kecepatan, dan pelanggaran melawan arus,” ujarnya.

Peran Aktif Masyarakat dan Kepolisian dalam Operasi

Menurut Hariyazie, operasi ini bukan sekadar penegakan hukum semata, melainkan sebuah bentuk kepedulian kemanusiaan. Tujuannya jelas: menekan angka kecelakaan di Kabupaten Tuban yang masih cukup tinggi.
“Operasi ini melibatkan tidak hanya personel Satlantas, tapi seluruh elemen kepolisian hingga masyarakat. Kami mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk membantu mengingatkan warga agar tertib berlalu lintas,” tambahnya.
Kasat Lantas juga menegaskan, tingginya angka kecelakaan dengan korban meninggal dunia di Tuban menjadi perhatian serius. “Kami tidak mungkin mengawasi satu per satu warga. Karena itu, kami harap masyarakat saling mengingatkan demi keselamatan bersama,” katanya.

Dua Titik Black Spot Jadi Prioritas Pengawasan

Operasi Zebra Semeru 2025 melibatkan 73 personel Polri yang dikerahkan secara administratif. Namun, semangat dan komitmen seluruh jajaran kepolisian dari Polsek hingga Bhabinkamtibmas pun ikut bergerak aktif mendukung suksesnya operasi ini.
Dari hasil pemetaan, terdapat dua titik rawan kecelakaan atau black spot yang menjadi prioritas pengawasan: Kecamatan Jenu dan Widang.
“Dua titik ini jadi fokus penanganan kami. Harapannya, ke depan tidak ada lagi black spot di Tuban. Kalau kecelakaan masih berulang di titik yang sama, berarti kami harus evaluasi lagi,” terang Hariyazie.

Karakteristik Wilayah dan Faktor Penyebab Tingginya Kecelakaan

Selain faktor teknis jalan, karakter wilayah yang menjadi jalur ring road dengan lalu lintas kendaraan besar seperti truk juga berkontribusi pada tingginya angka kecelakaan. Ditambah lagi, sering terjadi kecelakaan akibat kurang konsentrasi pengendara sepeda motor.
“Kendaraan besar bisa saja berhenti, tapi pengendara di belakang kurang waspada sehingga terjadi tabrakan. Jika merasa lelah, jangan paksakan diri berkendara,” pesan Hariyazie dengan tegas.

Pendekatan Preventif, Represif, dan Kuratif dalam Operasi Zebra

Dalam pelaksanaannya, Operasi Zebra Semeru mengutamakan pendekatan preventif, represif, dan kuratif. Mulai dari imbauan dan sosialisasi, hingga pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan keselamatan. Penindakan hukum tetap dilakukan, tapi sebagai langkah terakhir jika pelanggaran terus berulang.
“Kami sudah mengingatkan melalui berbagai cara. Jika pelanggar masih mengulangi, penindakan tegas akan menjadi solusi terakhir,” pungkas Kasat Lantas.

Harapannya, Operasi Zebra Semeru 2025 dapat meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat Tuban sekaligus menurunkan angka kecelakaan demi keselamatan bersama. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Rencana Giant Sea Wall Jatim Dikritik, Akademisi: Solusi Instan Berisiko Rusak Ekosistem Pesisir
Blokade Gate 3 SIG Tuban Berlanjut, Disnakerin Sebut Terkendala Tender Belum Final
Perempuan Tanpa Identitas Tewas di Depan DPRD Tuban, Diduga Terabaikan Sistem Sosial
Hakim Wasmat Sidak Rutan Situbondo, Pastikan Hak Narapidana Terpenuhi
Tuntut Kepastian, Buruh Blokade Gate 3 SIG Tuban Berlangsung Hingga Malam
IKU Tuban Turun Gegara PM2.5, Target Lingkungan 2025 Meleset Meski Air dan Lahan Surplus
Kasus Kebakaran Toko Parfum Oxxy Tuban Tetakit Dugaan Penyimpanan Bahan B3 Dihentikan
Petani di Tuban Meninggal Mendadak Saat Panen Kacang, Sempat Tersungkur di Ladang

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:31 WIB

Rencana Giant Sea Wall Jatim Dikritik, Akademisi: Solusi Instan Berisiko Rusak Ekosistem Pesisir

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:22 WIB

Blokade Gate 3 SIG Tuban Berlanjut, Disnakerin Sebut Terkendala Tender Belum Final

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:09 WIB

Perempuan Tanpa Identitas Tewas di Depan DPRD Tuban, Diduga Terabaikan Sistem Sosial

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23 WIB

Hakim Wasmat Sidak Rutan Situbondo, Pastikan Hak Narapidana Terpenuhi

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:07 WIB

IKU Tuban Turun Gegara PM2.5, Target Lingkungan 2025 Meleset Meski Air dan Lahan Surplus

Berita Terbaru

Tim Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) Pengadilan Negeri Situbondo melakukan kunjungan ke Rutan Kelas IIB Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Hakim Wasmat Sidak Rutan Situbondo, Pastikan Hak Narapidana Terpenuhi

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id