Longsor Timbun Rumah Warga di Sumbermalang Situbondo, Satu Korban Selamat Secara Dramatis

- Reporter

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Situbondo bersama warga memeriksa lokasi rumah yang tertimbun longsor di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Petugas BPBD Situbondo bersama warga memeriksa lokasi rumah yang tertimbun longsor di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Tanah longsor kembali menerjang wilayah pegunungan di Kabupaten Situbondo, tepatnya di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari, membuat struktur tanah menjadi gembur dan tak mampu menahan beban tebing.

Tebing 15 Meter Runtuh, Satu Rumah Rata dengan Tanah

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi, mengungkapkan bahwa tebing setinggi 15 meter dengan panjang 20 meter dan lebar 2 meter tiba-tiba runtuh dan menghantam rumah milik Akiman, warga setempat. Rumah berukuran 6×10 meter itu merupakan bangunan semi permanen yang langsung tertimbun material tanah dan batu.
“Material tanah dan batu tiba-tiba langsung menimbun sebagian bangunan milik korban,” jelas Sruwi, Selasa (25/11/2025).

Warga Selamatkan Anak Pemilik Rumah

Saat kejadian, Akiman dan istrinya sedang bekerja di ladang. Di rumah hanya ada anak mereka, Hosnainiah (29). Ia tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material longsor dalam posisi telungkup—hanya kepala dan tangannya yang masih terlihat di permukaan.
Beruntung, seorang warga bernama Marhatep yang melintas melihat kejadian itu dan segera melakukan pertolongan.

Dalam kondisi hujan deras, Marhatep bersama warga lain menggali timbunan longsor menggunakan tangan kosong. Upaya dramatis tersebut akhirnya berhasil menyelamatkan Hosnainiah. Ia menderita luka lecet di lutut dan siku.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Widoropayung untuk mendapatkan perawatan rawat jalan. Sedangkan Marhatep mengalami cedera ringan berupa kaki terkilir akibat proses penyelamatan.

Kerusakan Capai Rp25 Juta, Tiga Rumah di Sekitar Masih Terancam

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, rumah milik Akiman mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp25 juta. Tim BPBD yang melakukan pengecekan juga menemukan adanya tekanan tanah selebar sekitar 4 meter di bagian tebing yang berpotensi memicu longsor susulan jika hujan kembali turun.
Selain itu, BPBD Situbondo menetapkan tiga rumah di sekitar lokasi berada dalam kondisi rawan dan membahayakan keselamatan penghuni.

BPBD Dirikan Tenda Pengungsian dan Lakukan Penanganan Lanjutan

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Situbondo menyiapkan tenda pengungsian untuk warga yang perlu dievakuasi dari area rawan longsor. Upaya penanganan juga melibatkan tim dari Pusdalops, TRC BPBD, Kecamatan Sumbermalang, Polsek, Koramil, perangkat desa, tenaga kesehatan, Tagana, relawan Jawa Timur, dan warga setempat.
Tim BPBD terus melakukan pemantauan kondisi tebing dan lingkungan sekitar.

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat—terutama yang tinggal di lereng atau dekat tebing—untuk meningkatkan kewaspadaan. Kondisi cuaca yang masih gerimis dan prediksi peningkatan curah hujan dalam beberapa hari ke depan membuat potensi longsor susulan cukup tinggi.
“Waspada sangat diperlukan mengingat tekanan tanah masih terpantau di lokasi,” tegas Sruwi. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee