Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

AMT TBBM Tuban Mogok Total, Distribusi BBM Lumpuh: PHK Diduga Hanya Pemicu Awal

- Reporter

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi mogok ratusan Awak Mobil Tangki (AMT) di TBBM Tuban berlangsung sejak pagi hingga malam hari, Jumat (10/04/2026). Tidak ada satu pun armada yang beroperasi, menyebabkan distribusi BBM lumpuh dan sejumlah SPBU di wilayah Tuban kehabisan stok, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Aksi mogok ratusan Awak Mobil Tangki (AMT) di TBBM Tuban berlangsung sejak pagi hingga malam hari, Jumat (10/04/2026). Tidak ada satu pun armada yang beroperasi, menyebabkan distribusi BBM lumpuh dan sejumlah SPBU di wilayah Tuban kehabisan stok, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Ratusan Awak Mobil Tangki (AMT) di Terminal BBM Tuban menghentikan operasional secara total, Jumat (10/04/2026). Aksi mogok ini bukan sekadar protes biasa, melainkan akumulasi persoalan serius yang dituding melibatkan intimidasi hingga pemecatan sepihak oleh perusahaan rekanan, PT Cahaya Andhika Tamara (CAT).
Sejak pagi, tak satu pun armada keluar dari terminal milik PT Pertamina Patra Niaga di Desa Remen, Kecamatan Jenu. Distribusi BBM praktis lumpuh. Dalam hitungan jam, rantai pasok energi di wilayah Tuban langsung terganggu.
Dampaknya cepat terasa di lapangan. Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok dan terpaksa menghentikan penjualan. Antrean kendaraan sempat mengular sebelum akhirnya berujung pada papan pengumuman “BBM habis” yang terpampang di berbagai titik.

PHK Bukan Satu-satunya Masalah

Ketua Paguyuban AMT Tuban, Lumintu, menegaskan bahwa aksi ini merupakan puncak kekecewaan pekerja terhadap kondisi kerja yang dinilai tidak adil dan minim transparansi.
“Ini bukan hanya soal dua orang dipecat. Ada tekanan, ada ketidakjelasan perlindungan, dan sistem kerja yang tidak transparan. Ini sudah lama,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pemecatan pekerja hanyalah pemicu awal dari persoalan yang lebih dalam. Para AMT menilai selama ini terdapat pola hubungan kerja yang bermasalah, mulai dari ketidakjelasan status hingga dugaan tekanan terhadap pekerja.

Perusahaan Bungkam di Tengah Krisis

Di tengah situasi yang kian memanas, pihak perusahaan justru memilih tidak memberikan keterangan. Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rehadi, hingga Kapolsek Jenu, Darwanto, kompak menolak berkomentar saat dikonfirmasi.

Sikap bungkam ini memunculkan tanda tanya besar di ruang publik. Ketika distribusi energi terganggu dan masyarakat terdampak langsung, tidak ada penjelasan terbuka mengenai akar persoalan maupun langkah penyelesaian yang akan ditempuh.
Upaya mediasi yang sempat dilakukan sebelumnya pun belum membuahkan hasil. Bahkan, para AMT disebut bersiap memperluas aksi dengan mendirikan tenda di akses keluar-masuk terminal apabila tuntutan mereka terus diabaikan. (Az)

Berita Terkait

AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”
Minyak Kita Langka di Tuban, Alarm Baru Krisis Distribusi Bapokting
Cuaca Tuban Terasa Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Peringatan Kemarau Ekstrem
Internet Desa Rp2,5 Juta Dikeluhkan Lemot, Program Tuban Desa Digital Disorot
Proyek Taman (RTH) Rp58 Miliar Disorot DPRD Tuban, Jalan Rawan Kecelakaan Dinilai Lebih Mendesak
840 Tabung LPG Menuju Pati: Ada Dugaan Jaringan Besar di Balik Kasus Tuban?
Kinerja Moncer, Polres Tuban Raih Penghargaan Penanganan Perkara dan Ops Pekat
Patroli Gabungan Temukan Kayu Jati Ilegal di Tambakboyo, Dugaan Pembalakan Liar Kembali Mencuat

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”

Jumat, 10 April 2026 - 19:50 WIB

AMT TBBM Tuban Mogok Total, Distribusi BBM Lumpuh: PHK Diduga Hanya Pemicu Awal

Jumat, 10 April 2026 - 18:03 WIB

Minyak Kita Langka di Tuban, Alarm Baru Krisis Distribusi Bapokting

Kamis, 9 April 2026 - 19:43 WIB

Cuaca Tuban Terasa Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Peringatan Kemarau Ekstrem

Kamis, 9 April 2026 - 19:29 WIB

Internet Desa Rp2,5 Juta Dikeluhkan Lemot, Program Tuban Desa Digital Disorot

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id