Tuban – Program parkir berlangganan yang dibayarkan warga setiap kali membayar pajak kendaraan kembali dipertanyakan. Pasalnya, meski sudah melunasi kewajiban tersebut, sejumlah warga Tuban masih harus membayar uang parkir kepada juru parkir (jukir) di lapangan.
Warga Pertanyakan Manfaat Parkir Berlanggan
Gunawan, pengunjung Kantor Samsat Tuban, mengaku heran ketika ditarik uang parkir saat hendak keluar. Padahal ia baru saja membayar parkir berlangganan bersamaan dengan pembayaran pajak.
“Ini kan baru saja bayar, parkir berlanggan sekalian bayar pajak, kok ditarik lagi,” ujarnya dengan nada kecewa.
Hal serupa dialami Sukardi. Saat berhenti di sebuah toko di Jalan Gajah Mada, seorang jukir berseragam resmi masih meminta uang parkir.
“Kalau parkir berlanggan masih dimintai uang parkir lagi, untuk apa kami bayar,” keluhnya.
Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Imam Reza, saat dikonfirmasi mengenai penarikan parkir oleh jukir di area Samsat, enggan berkomentar banyak. Ia menyarankan agar masalah tersebut ditanyakan langsung kepada pihak pemerintah daerah.
“Coba ke Pemkab atau UPTD ya,” jawabnya singkat.
Dishub Jelaskan Aturan Parkir Berlangganan
Kepala Bidang Perhubungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH-P) Tuban, Yuli Imam Isdarmawan, memberikan penjelasan terkait polemik tersebut. Menurutnya, ketentuan parkir berlangganan hanya berlaku untuk parkir di badan jalan, bukan di area khusus seperti Samsat atau lahan parkir milik instansi tertentu.
“Untuk Samsat itu sudah di luar badan jalan, jadi yang mengelola parkir pihak Samsatnya,” terang Yuli, Rabu (17/09/2025).
Lebih lanjut, Yuli menegaskan bahwa kendaraan yang sudah membayar parkir berlangganan tidak boleh lagi ditarik biaya jika parkir di badan jalan yang dikelola Dishub. Pengecualian hanya berlaku bagi kendaraan berplat luar daerah.
Yuli juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan jika menemukan jukir berseragam resmi Dishub yang masih memungut biaya kepada kendaraan berlangganan.
“Selama berlanggan itu tidak boleh ditarik, kecuali plat luar kota,” tegasnya.
Perlu Sosialisasi dan Pengawasan Tegas
Situasi ini menunjukkan pentingnya sosialisasi yang lebih jelas dari Pemkab Tuban mengenai mekanisme parkir berlangganan. Tanpa pemahaman yang sama antara warga, petugas, dan pengelola parkir, program yang mestinya meringankan justru berpotensi menimbulkan polemik. Pengawasan lapangan juga dinilai mendesak agar tidak ada lagi jukir nakal yang merugikan masyarakat. (Az)
Editor : Kief












