Desak Penegakan Hukum, Warga Kepohagung Geruduk Polres Tuban Tuntut Periksa Kades

- Reporter

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga desak Polres Tuban  segera periksa Kades Kepohagung terkait dugaan korupsi Dana Desa,  (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Warga desak Polres Tuban segera periksa Kades Kepohagung terkait dugaan korupsi Dana Desa, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Desakan warga Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, terhadap penanganan kasus dugaan penyelewengan dana desa oleh Kepala Desa (Kades) Dono Samuri semakin menguat. Setelah sehari sebelumnya mendatangi balai desa, kali ini masyarakat bersama sejumlah perangkat desa melangkah lebih jauh dengan mendatangi Polres Tuban, Kamis (18/09/2025).
Mereka meminta kepastian hukum atas kasus yang dinilai berjalan lambat. Rombongan warga dan perangkat desa diterima langsung oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Tuban.

Polisi Tegaskan Proses Masih Berjalan

Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Tuban, IPTU Dhani Rhakasiwi, menegaskan bahwa penanganan perkara tetap berjalan sesuai prosedur. Hingga kini, sepuluh orang saksi telah diperiksa dan akan ada tambahan satu saksi lagi dalam waktu dekat.
“Proses memang harus dimulai dari saksi-saksi. Kepala desa akan dipanggil terakhir setelah bukti dinilai cukup kuat,” jelas IPTU Dhani.
Pernyataan tersebut dimaksudkan untuk menjawab keresahan warga yang mendesak agar Kades Dono segera diperiksa. Namun, bagi masyarakat, jawaban itu belum sepenuhnya menenangkan.

Kades Masih Bebas Beraktivitas

Ahmad Akhyar, perwakilan warga, menyampaikan keresahan masyarakat karena Dono masih terlihat bebas beraktivitas di desa. Menurutnya, hal itu menimbulkan kesan seolah kasus tidak ditindaklanjuti dengan serius.
“Itu membuat warga merasa resah karena seolah kasus tidak ditindaklanjuti,” ujarnya.
Warga berharap aparat kepolisian bisa mempercepat proses hukum agar keresahan tidak semakin meluas.

Dorongan Koordinasi dengan Inspektorat

Selain menuntut percepatan proses hukum, warga juga mendorong agar Polres Tuban lebih intens berkoordinasi dengan Inspektorat. Langkah itu dinilai penting untuk menindaklanjuti aspek administratif, termasuk wacana pemberhentian kades.
Bahkan perangkat desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) disebut tengah menyiapkan surat resmi untuk dikirimkan kepada Inspektorat terkait jabatan Dono.

Harapan Warga: Jangan Biarkan Kasus Mandek

Meski menyatakan siap menunggu proses hukum tanpa memberi tenggat waktu, warga menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh mandek. Bagi mereka, penegakan hukum atas dugaan penyelewengan dana desa bukan hanya soal kerugian keuangan negara, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.
Jika dibiarkan berlarut, warga menilai bukan hanya nama sang kades yang dipertaruhkan, melainkan juga kredibilitas aparat penegak hukum dalam menjawab keresahan rakyat. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee