Sidak Pasar, Disperindag Situbondo Temukan “Minyakita” Tak Sesuai Takaran

- Reporter

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temuan Disperindag Situbondo terkait Produk Minyakita yang tidak sesuai takaran beredar di sejumlah Pasar di Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Temuan Disperindag Situbondo terkait Produk Minyakita yang tidak sesuai takaran beredar di sejumlah Pasar di Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Situbondo melakukan Sidak terkait peredaran “Minyakita ” di sejumlah pasar. Dalam Sidak ini Tim dari Disperindag Situbondo memukan adanya peredaran produk minyak goreng “Minyakita ” yang tidak sesuai takaran dalam kemasan 1 liter, Senin (10/03/2025).

Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Situbondo, Edi Wiyono menyatakan pihaknya melakukan pengecekan peredaran ‘Minyakita’ di Pasar Panji di Kecamatan Panji dan Pasar Senggol di Kecamatan Situbondo Kota.

“Kami sidak di beberapa pasar tradisional di Situbondo dan menemukan sejumlah minyak goreng ‘Minyakita’ yang tidak standart,” Ujarnya

Edy menjelaskan, Temuan tim yakni ada dua kemasan minyak goreng plastik ‘Minyak Kita’ yang sama-sama tidak standart. Namun dijual dengan harga cukup tinggi melebehi harga eceran terting (HET) Rp 15.500.

“Untuk kemasan plastik ada dua yakni kemasan plastik rada tebal dengan isi 980 mililiter dengan harga Rp 17.500 dan kemasan plastik kusam dengan isi 720 mililiter dengan harga Rp 16.500 padahal tulisannya 1 liter,” katanya.

Selain dalam kemasan plastik, tim Disperindag Kabupaten Situbondo juga menemukan produk “Minyakita” kemasan botol dengan takaran yang tidak standart dan hargnya juga diatas HET yang ditentukan Pemerintah.

“Untuk kemasan botol tutup hijau hanya berisi 720 mililiter dengan harga Rp 16.500 dan kemasan botol tutup kuning berisi 980 mililiter dengan harga Rp 17.500,” lanjut Edy.

Baca juga: Harga MinyaKita Masih Mahal, Tembus Rp 17.669/Liter di Atas HET

Baca juga: Update Harga Sembako di Jawa Timur 25 Desember 2024: Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Kampung Naik

Pihaknya menyayangkan temuannya tersebut terkait “Minyakita ” yang tidak sesuai baik dari takaran maupun harganya yang beredar bebas di pasaran. Seharusnya konsumen mendapatkan produk minyak goreng “Minyakita” yang asli. Ciri-ciri produk yang asli yakni ada keterangan takaran dan harganya.

“Langkah dari kami yakni akan terus melakukan pengecekan sampai ke distributor, seharusnya penjual membeli minyak tersebut dibawah harga HET sehingga saat dijual sesuai harga yang telah ditentukan pemerintah,” Terang Edy.

Dalam pantauan di lapangan, banyak pedagang yang menjual minyak goreng tersebut secara bebas karena harganya yang cukup terjangkau. Dibanding dengan minyak goreng lainnya yang harganya cukup mahal.

“Untuk pengecekan kami hanya bisa melakukan terkait takaran dan kemasan, sedangkan untuk kualitas dari minyak gorengnya itu ranah dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanam),” ucapnya.

Dengan diadakannya sidak ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap dapat menekan peredaran produk “Minyakita” yang tidak sesuai dengan standart baik dari segi kuantitas maupun HET yang melebihi ketentuan Pemerintah.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee