Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Domino! Cara Unik Satpolairud Situbondo Satukan Nelayan yang Berseteru

- Reporter

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana lomba domino antar nelayan di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, yang digagas Satpolairud Polres Situbondo sebagai upaya mempererat kerukunan dan meredam konflik perebutan wilayah tangkap, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Suasana lomba domino antar nelayan di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, yang digagas Satpolairud Polres Situbondo sebagai upaya mempererat kerukunan dan meredam konflik perebutan wilayah tangkap, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Malam di pesisir Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, tampak berbeda dari biasanya. Bukan suara ombak atau deru kapal yang mendominasi, melainkan dentingan kartu domino yang beradu di atas meja kayu sederhana. Gelak tawa para nelayan yang dulunya kerap bersitegang, kini pecah dalam sebuah lomba rakyat yang penuh kehangatan.
Lomba unik ini digagas oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Situbondo sebagai upaya mencairkan kembali hubungan sosial antar nelayan. Selama ini, garis pantai Situbondo yang membentang sejauh 150 kilometer memang menjadi sumber kehidupan ribuan nelayan, namun juga kerap memunculkan konflik.

Konflik Lama Antar Nelayan

Persaingan memperebutkan area tangkap laut kerap menimbulkan ketegangan, terutama karena perbedaan alat tangkap yang digunakan. Nelayan slerek, gardan, hingga pancing cumi seringkali bersitegang di tengah laut karena merasa wilayah tangkapnya diganggu pihak lain. Tak jarang, konflik kecil berlanjut menjadi perpecahan yang memicu ketidaknyamanan di kalangan warga pesisir.
“Nelayan di sini sama-sama menggantungkan hidup pada laut, tapi perbedaan cara menangkap ikan kadang menimbulkan gesekan,” jelas salah seorang warga.

Domino Jadi Perekat Sosial

Kasatpolairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, menegaskan bahwa lomba domino ini lebih dari sekadar hiburan rakyat. Menurutnya, permainan sederhana itu bisa menjadi medium yang efektif untuk mempererat kembali hubungan antar nelayan yang sempat renggang.
“Domino membuat mereka yang dulu bersitegang kini bisa duduk berhadapan, saling bercanda, dan tertawa bersama. Dari situ tumbuh lagi rasa saling menghormati dan menjaga kerukunan,” ungkapnya, Minggu (05/10/2025).

Edukasi Ramah Lingkungan

Selain menghibur, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi. Dalam sela-sela perlombaan, Satpolairud memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian laut. Nelayan diberi pemahaman tentang bahaya destructive fishing yang bisa merusak ekosistem, serta diajak untuk lebih memilih alat tangkap ramah lingkungan agar hasil laut tetap berkelanjutan.
“Kalau laut rusak, bukan hanya ikan yang hilang, tapi juga masa depan anak cucu kita,” kata AKP Gede menekankan.

Dukungan Warga dan Pemerintah Desa
Kepala Desa Kilensari, Sugiyono, menilai kegiatan ini sebagai langkah jitu meredakan konflik yang sudah lama membayangi warganya. Menurutnya, lomba sederhana ini justru menghadirkan dampak sosial yang sangat besar.
“Kami melihat langsung bagaimana hubungan antar nelayan kembali cair. Mereka yang dulu enggan bicara kini bisa tertawa bersama. Domino ini seperti obat mujarab yang menyatukan mereka,” ujar Sugiyono.
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wadah memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kesadaran menjaga laut.

Pesan Damai dari Pesisir

Malam itu di Kilensari, permainan domino sederhana berhasil menghadirkan pesan: bahwa kerukunan jauh lebih penting daripada sekadar memperebutkan hasil laut. Dari sebuah meja kayu, nelayan yang dulu berseteru kini bisa berbagi senyum dan tawa.
“Ini ide luar biasa. Ternyata, hal sederhana bisa membawa dampak besar bagi perdamaian,” tutup Sugiyono. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh
Solar di Tuban Mulai Langka, Pertamina Patra Niaga: Akan Kami Cek

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:13 WIB

Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id