Dorong Tradisi Ajegèn, Bupati Situbondo Ajak Warga Gotong Royong Bangun Rumah Korban Kebakaran

- Reporter

Minggu, 28 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (kaos oranye), saat meninjau lokasi kebakaran dua rumah warga di Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Panarukan, Minggu malam (28/09/2025), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, turun langsung ke lokasi kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Minggu (28/09/2025) malam. Ia memastikan kondisi korban selamat sekaligus menyalurkan bantuan darurat.

Musibah kebakaran melanda rumah milik Suwarto (73) dan Mulyadi (50) hingga rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta. Kedua keluarga kini kehilangan tempat tinggal.

Bantuan Darurat Disalurkan

Bupati yang akrab disapa Mas Rio datang bersama Kepala Desa, BPBD, dan Dinas Sosial Situbondo. Ia menyerahkan bantuan darurat berupa selimut, perlengkapan mandi, tikar, dan kebutuhan mendesak lainnya.
“Yang terpenting, rumah warga yang terbakar ini harus bisa segera kembali terbangun. Itu menjadi perhatian kami,” tegas Mas Rio.

Ajakan Hidupkan Kembali Tradisi Ajegèn

Selain bantuan dari pemerintah, Mas Rio juga mendorong masyarakat sekitar untuk menghidupkan kembali tradisi gotong royong. Ia menyinggung budaya Ajegèn, tradisi khas Madura di mana warga saling bahu-membahu membangun rumah bersama.
“Saya berharap budaya Ajegèn ini bisa kembali dihidupkan. Dengan gotong royong, kita bisa saling menjaga lingkungan dan membantu sesama. Itu nilai bagus yang harus terus kita rawat,” ujarnya.

Pemkab Pastikan Pendampingan

Pemerintah Kabupaten Situbondo memastikan akan mendampingi kedua keluarga korban hingga rumah mereka bisa kembali terbangun. Pendampingan ini termasuk koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Terkuak! Suami Sendiri Diduga Bunuh Bidan Situbondo Yang Ditemukan Tewas di Drainase
Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo
IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas
Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam
Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak
SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:04 WIB

Terkuak! Suami Sendiri Diduga Bunuh Bidan Situbondo Yang Ditemukan Tewas di Drainase

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:48 WIB

IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:36 WIB

Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:07 WIB

Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version