Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Dua Aksi Pencurian Motor di Tuban Terjadi Dalam Waktu Yang Hampir Bersamaan

- Reporter

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua aksi pencurian motor terjadi di wilayah hukum Polres Tuban dalam waktu yang hampir bersamaan, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Dua aksi pencurian motor terjadi di wilayah hukum Polres Tuban dalam waktu yang hampir bersamaan, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kabupaten Tuban. Ironisnya, dua kejadian berlangsung di waktu yang hampir bersamaan pada Kamis (07/08/2025) pagi, di lokasi yang berbeda.
Peristiwa pertama terjadi di halaman Masjid Agung Tuban sekitar pukul 05.30 WIB. Korban, M. Luthfi, warga Desa Cewek, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, memarkir sepeda motor Yamaha Vixion warna putih merah bernomor polisi K 4342 UZ sebelum masuk untuk menunaikan ibadah.
Namun, begitu keluar dari masjid, ia terkejut mendapati kendaraannya telah raib. “Saat hendak keluar dia baru menyadari motornya sudah tidak ada,” kata Kanit Reskrim Polsek Tuban, Ipda Abdul Latif, Sabtu (09/08/2025).

Motor Hilang Saat Korban Tidur

Sekitar satu jam kemudian, pukul 06.30 WIB, pencurian kembali terjadi di Jalan Ronggomulyo, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban. Kali ini korbannya adalah Heri Kristanto Natalia.
Motor Honda Revo bernomor polisi S 3586 IW yang diparkir di teras rumahnya hilang saat ia sedang tidur. “Begitu bangun, motor tersebut sudah tidak ada,” jelas Ipda Latif.
Berdasarkan laporan korban, kerugian akibat pencurian di Masjid Agung mencapai sekitar Rp 8 juta, sedangkan kerugian di Jalan Ronggomulyo sekitar Rp 5 juta. Hingga kini, pelaku dan kedua motor belum ditemukan.

Polisi Libatkan Unit Jatanras Serta Dugaan Modus

Menyadari bahwa kedua kejadian ini terjadi dalam rentang waktu yang singkat, pihak Polsek Tuban segera berkoordinasi dengan Unit Jatanras untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Kami telah berkoordinasi dengan Unit Jatanras untuk melakukan pengejaran,” tegas Ipda Latif.
Polisi menduga pelaku memiliki pola pergerakan cepat dan kemungkinan memantau situasi sebelum beraksi. Kedua lokasi pencurian berada di wilayah perkotaan, yang biasanya memiliki lalu lintas warga cukup padat pada pagi hari.

Kasus pencurian kendaraan bermotor di Tuban bukan kali ini saja terjadi. Berdasarkan catatan kepolisian, modus yang sering digunakan pelaku adalah memanfaatkan kelengahan korban yang memarkir kendaraan tanpa pengaman tambahan atau di area minim pengawasan.
Dalam kasus di Masjid Agung, pelaku kemungkinan memanfaatkan momen saat jamaah tengah fokus beribadah. Sementara pada kasus di Jalan Ronggomulyo, waktu subuh hingga pagi hari kerap menjadi celah karena sebagian warga masih beristirahat.

Imbauan, Harapan Korban Serta Langkah Lanjut

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum atau di rumah tanpa pagar. “Bagi yang memarkir motornya, kami imbau untuk menambahkan kunci ganda demi keamanan,” ujar Ipda Latif.
Selain itu, masyarakat diminta segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara warga dan aparat dinilai penting untuk mencegah kasus serupa.

Kedua korban berharap kendaraan mereka dapat segera ditemukan. Aparat saat ini sedang memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mencari petunjuk. Polisi juga meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi terkait keberadaan motor yang hilang.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung, dan polisi belum berhasil mengungkap identitas terduga pelaku.(Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Aktivitas cucian pasir kuarsa di Kecamatan Jenu Tuban yang dinilai mencemari sungi yang ada  di lingkungan sekitar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id