Hari Kelima Operasi SAR, Lima Jenazah Dievakuasi dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

- Reporter

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi SAR Hari Kelima Ponpes Al Khoziny, petugas mengevakuasi jenazah korban dari reruntuhan, (Hms Basarnas).

Operasi SAR Hari Kelima Ponpes Al Khoziny, petugas mengevakuasi jenazah korban dari reruntuhan, (Hms Basarnas).

Sidoarjo – Memasuki hari kelima operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pasca-runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, tim SAR gabungan kembali menemukan lima korban dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (03/10/2025).

Kronologi Penemuan Korban

Empat jenazah berhasil dievakuasi secara bertahap dari reruntuhan material bangunan di sektor A2. Jenazah pertama atau korban ke-19 ditemukan pukul 07.30 WIB, disusul korban ke-20 pada pukul 07.36 WIB, korban ke-21 pada pukul 10.19 WIB, dan korban ke-22 pada pukul 11.34 WIB.
Sementara itu, pada sektor berbeda (A3), tim SAR kembali mengevakuasi satu korban meninggal dunia (korban ke-23) sekitar pukul 14.00 WIB.
SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan cukup lama karena medan yang sulit.
“Tim SAR gabungan terlebih dahulu menghancurkan reruntuhan dinding beton, kemudian memotong besi tulangan di dalamnya agar bisa mengeluarkan empat jenazah korban yang terhimpit,” ungkap Yudhi.

Proses Identifikasi Korban

Seluruh jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur. Hingga Jumat sore, total korban meninggal dunia tercatat sepuluh orang, dengan empat di antaranya berhasil diidentifikasi.

Berdasarkan data terbaru, jumlah keseluruhan korban runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny mencapai 113 orang. Dari jumlah tersebut:
• 103 orang dinyatakan selamat
• 10 orang meninggal dunia
Sejauh ini, tim SAR gabungan sudah berhasil mengevakuasi 23 orang dari reruntuhan.

Keterlibatan Ratusan Personel

Operasi SAR ini melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, serta berbagai BPBD kabupaten/kota.
Selain itu, sejumlah organisasi masyarakat dan potensi SAR juga ikut terjun, di antaranya PMI, Banser, DMC, Hujung Galuh Rescue, Kanjuruhan Rescue, Rescue 79, Sarnatra, Siaga Kota Surabaya, BAZNAS, LPBI NU, SDI, hingga SAR FKAM. Dukungan dari pihak swasta juga hadir, seperti PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, dan PT Gun.

Suasana Haru Keluarga Korban

Di sela proses evakuasi, suasana haru menyelimuti keluarga korban yang menunggu di posko utama. Sejumlah kerabat tampak menangis histeris saat petugas mengevakuasi jenazah korban dari reruntuhan.

Seorang warga setempat, Rohmah (39), yang ikut membantu menyediakan konsumsi bagi relawan, mengatakan bahwa dukungan masyarakat tidak akan berhenti.
“Kami di kampung sini berusaha sebisanya membantu, meski hanya makanan dan minuman. Semua berharap para korban yang tersisah dapat segera ditemukan dan dievakuasi ” katanya.

SAR Mission Coordinator memastikan operasi masih akan terus dilakukan hingga semua korban dapat dievakuasi.
“Koordinasi antar unsur terus kita maksimalkan agar semua korban bisa segera ditemukan. Operasi SAR masih akan berlanjut hingga semua area dipastikan aman,” tegas Yudhi. (Ron)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee