Kakek Tewas Dibacok Tetangga Saat Tidur di Kamar
Situbondo – Seorang kakek bernama Jumawi (57), warga Dusun Panapan, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, tewas secara tragis setelah dibacok oleh dua tetangganya pada Sabtu (24/5/2025) malam. Peristiwa mengenaskan ini terjadi saat korban tengah tertidur di dalam kamar rumahnya.
Akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis celurit, korban mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Bahkan, usus korban terburai dan lehernya nyaris putus. Korban tewas seketika di tempat kejadian.
Pelaku Kakak Beradik, Serang Korban Secara Brutal
Dari informasi yang diperoleh, pelaku pembacokan diketahui merupakan kakak beradik, masing-masing Arsan (34) dan Syaiful Bahri (25). Keduanya mendatangi rumah korban dengan membawa celurit, kemudian masuk langsung ke kamar dan membacok Jumawi secara membabi buta.
Korban sempat berteriak minta tolong, namun karena serangan terjadi begitu cepat dan brutal, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Saksi Takut Bertindak karena Pelaku Membawa Sajam
Adi, salah satu menantu korban, mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut bersama istrinya. Namun, ia tidak berani melerai karena para pelaku membawa senjata tajam dan bertindak agresif.
“Sebetulnya saya dan istri menyaksikan langsung aksi pembacokan terhadap bapak mertua. Tapi saya takut untuk melerainya karena kedua pelaku membawa sajam,” ungkap Adi, Minggu (25/5/2025).
Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
Usai membacok korban hingga tewas, kedua pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Jangkar. Namun, karena khawatir akan amukan massa, petugas segera mengamankan keduanya ke Mapolres Situbondo.
Kapolsek Jangkar, AKP Agus Siswanto, membenarkan kejadian tragis tersebut.
“Korban tewas dengan luka bacok parah di sekujur tubuh. Jasadnya langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSU dr Abdoer Rahem Situbondo untuk diotopsi, lalu diserahkan kepada keluarga,” jelas AKP Agus.
Motif Masih Diselidiki Pihak Kepolisian
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik pembunuhan sadis tersebut. Meski pelaku telah menyerahkan diri dan barang bukti celurit telah diamankan, motif aksi brutal tersebut belum diketahui secara pasti.
“Motif masih dalam proses penyelidikan. Kami akan terus menggali keterangan dari para pelaku dan saksi untuk mengungkap latar belakang kejadian ini,” tambah Kapolsek Jangkar.(Fia)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












