Kecelakaan Adu Banteng di Jalan Tuban-Widang: Toyota Rush vs Truk Tronton, 5 Orang Luka-Luka

- Reporter

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan Toyota Rush vs Truk Tronton Tikungan Tunah, Semanding Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Kecelakaan Toyota Rush vs Truk Tronton Tikungan Tunah, Semanding Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Kecelakaan lalu lintas serius terjadi di ruas Jalan Tuban-Widang, tepatnya di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Minggu malam (11/5/2025) sekitar pukul 21.50 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah minibus Toyota Rush dengan truk tronton, yang berakhir dengan lima orang mengalami luka-luka dan menyebabkan kemacetan panjang di jalur Pantura.

Kronologi Kecelakaan Adu Banteng Toyota Rush vs Truk Tronton

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Tuban, kecelakaan bermula saat Toyota Rush bernomor polisi S 1138 ML yang dikemudikan oleh Theresia Yussy (34), warga asal Sorong Selatan, melaju dari arah selatan menuju utara. Saat itu, Theresia berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.
Namun nahas, dari arah berlawanan muncul sebuah truk tronton dengan nomor polisi B 9007 TYT yang dikemudikan oleh Pendi Krisdiantoro (24), warga Cirebon. Karena jarak yang terlalu dekat dan pengemudi Toyota Rush tidak dapat mengendalikan kendaraannya, tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan.

“Dugaan sementara, pengemudi minibus kurang berhati-hati saat hendak menyalip kendaraan lain. Apalagi kondisi di lokasi kejadian merupakan tikungan tajam,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Sulistyo.

Faktor Cuaca dan Minimnya Penerangan Diduga Jadi Penyebab

Selain faktor human error, kondisi cuaca saat kejadian juga turut memperparah situasi. Menurut keterangan polisi, saat insiden terjadi, wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras. Ditambah lagi, minimnya penerangan jalan di area tersebut membuat visibilitas pengemudi menjadi terbatas.
“Kondisi jalan yang menikung, hujan lebat, dan penerangan minim menjadi faktor yang memicu kecelakaan ini,” tambah Iptu Sulistyo.

Kerusakan Parah dan Kemacetan di Jalur Pantura

Akibat benturan keras, bagian depan minibus Toyota Rush mengalami kerusakan parah. Sementara truk tronton hanya mengalami kerusakan ringan di bagian depannya. Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas di jalur Pantura tersendat dan terjadi kemacetan cukup panjang hingga petugas melakukan evakuasi kendaraan.

Korban Luka-Luka dan Penanganan Medis

Lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Selain pengemudi Toyota Rush, Theresia Yussy, empat penumpang lainnya yakni Edhi Yulianto (46), Khoirul Anam (36), Siswo Handoko (37), dan Prapti (40), turut menjadi korban. Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Beruntung, meski kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Pihak kepolisian memperkirakan total kerugian material mencapai Rp 5 juta.

Proses Penyelidikan dan Barang Bukti Diamankan

Sebagai tindak lanjut, Satlantas Polres Tuban telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan yang terlibat, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

“Barang bukti sudah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulistyo.

Imbauan Kepolisian Kepada Pengendara

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur dengan kondisi cuaca buruk dan minim penerangan. Selain itu, pengemudi diharapkan tidak memaksakan diri untuk mendahului kendaraan lain di area tikungan yang berbahaya.

“Utamakan keselamatan, jangan memaksakan mendahului kendaraan lain di lokasi rawan kecelakaan. Pastikan jarak aman dan perhatikan kondisi jalan,” tutup Iptu Sulistyo.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee