Tuban – Kecelakaan lalu lintas serius terjadi di ruas Jalan Tuban-Widang, tepatnya di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Minggu malam (11/5/2025) sekitar pukul 21.50 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah minibus Toyota Rush dengan truk tronton, yang berakhir dengan lima orang mengalami luka-luka dan menyebabkan kemacetan panjang di jalur Pantura.
Kronologi Kecelakaan Adu Banteng Toyota Rush vs Truk Tronton
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Tuban, kecelakaan bermula saat Toyota Rush bernomor polisi S 1138 ML yang dikemudikan oleh Theresia Yussy (34), warga asal Sorong Selatan, melaju dari arah selatan menuju utara. Saat itu, Theresia berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.
Namun nahas, dari arah berlawanan muncul sebuah truk tronton dengan nomor polisi B 9007 TYT yang dikemudikan oleh Pendi Krisdiantoro (24), warga Cirebon. Karena jarak yang terlalu dekat dan pengemudi Toyota Rush tidak dapat mengendalikan kendaraannya, tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan.
“Dugaan sementara, pengemudi minibus kurang berhati-hati saat hendak menyalip kendaraan lain. Apalagi kondisi di lokasi kejadian merupakan tikungan tajam,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Sulistyo.
Faktor Cuaca dan Minimnya Penerangan Diduga Jadi Penyebab
Selain faktor human error, kondisi cuaca saat kejadian juga turut memperparah situasi. Menurut keterangan polisi, saat insiden terjadi, wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras. Ditambah lagi, minimnya penerangan jalan di area tersebut membuat visibilitas pengemudi menjadi terbatas.
“Kondisi jalan yang menikung, hujan lebat, dan penerangan minim menjadi faktor yang memicu kecelakaan ini,” tambah Iptu Sulistyo.
Kerusakan Parah dan Kemacetan di Jalur Pantura
Akibat benturan keras, bagian depan minibus Toyota Rush mengalami kerusakan parah. Sementara truk tronton hanya mengalami kerusakan ringan di bagian depannya. Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas di jalur Pantura tersendat dan terjadi kemacetan cukup panjang hingga petugas melakukan evakuasi kendaraan.
Korban Luka-Luka dan Penanganan Medis
Lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Selain pengemudi Toyota Rush, Theresia Yussy, empat penumpang lainnya yakni Edhi Yulianto (46), Khoirul Anam (36), Siswo Handoko (37), dan Prapti (40), turut menjadi korban. Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Beruntung, meski kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Pihak kepolisian memperkirakan total kerugian material mencapai Rp 5 juta.
Proses Penyelidikan dan Barang Bukti Diamankan
Sebagai tindak lanjut, Satlantas Polres Tuban telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan yang terlibat, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
“Barang bukti sudah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulistyo.
Imbauan Kepolisian Kepada Pengendara
Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur dengan kondisi cuaca buruk dan minim penerangan. Selain itu, pengemudi diharapkan tidak memaksakan diri untuk mendahului kendaraan lain di area tikungan yang berbahaya.
“Utamakan keselamatan, jangan memaksakan mendahului kendaraan lain di lokasi rawan kecelakaan. Pastikan jarak aman dan perhatikan kondisi jalan,” tutup Iptu Sulistyo.(Aj)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












