Tuban – Dua siswa SMKN Palang, Kabupaten Tuban, yang sebelumnya sempat diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Koesma Tuban akibat gejala keracunan usai menyantap ransum Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali dilarikan ke rumah sakit. Kedua siswa tersebut kembali merasakan keluhan mual dan sakit perut pada Kamis pagi (25/09/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Siswa Kembali Mengalami Gejala Mual
Korban pertama, Siti Khoirun Nisa, awalnya sudah menunjukkan kondisi membaik dan sempat pulang pada Rabu (24/09/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, pada pagi harinya ia kembali merasakan mual.
Dwi, tante korban, menyampaikan bahwa kondisi keponakannya mendadak drop setelah sempat pulih.
“Semalam keponakan saya sudah baikan saat dirawat, lalu diperbolehkan pulang. Namun pagi tadi tiba-tiba merasa mual lagi sehingga saya dan ibunya segera membawanya ke rumah sakit,” ujar Dwi.
Hal senada disampaikan Juharti, ibu dari Siti Khoirun Nisa. Ia mengaku anaknya tidak memiliki riwayat sakit sebelumnya.
“Kemarin sempat diberikan pengobatan oleh RSUD dan kondisinya membaik, tapi pagi kembali mual hingga akhirnya pukul 10.00 WIB dibawa kembali ke rumah sakit,” ungkapnya.
Korban Kedua Alami Hal Serupa
Di waktu hampir bersamaan, Hijrayatun Nasyi’in, teman satu sekolah Siti, juga kembali dilarikan ke rumah sakit dengan keluhan serupa.
Ibunya, Khanifah, menuturkan bahwa anaknya tidak memiliki alergi makanan. Hasil laboratorium sebelumnya juga menunjukkan kondisi baik.
“Sekarang mengeluh kalau perutnya mual, padahal kemarin hasil lab normal,” ujarnya.
Kronologi Kasus Keracunan MBG
Sebelumnya, enam siswa SMKN Palang mengeluh mual setelah menyantap ransum MBG yang disalurkan melalui SPPG di Desa Gesikharjo. Mereka sempat menjalani perawatan di RSUD dr. Koesma Tuban pada Rabu (24/9/2025).
Dua di antaranya, yakni Siti Khoirun Nisa dan Hijrayatun Nasyi’in, yang kondisinya sudah membaik akhirnya dipulangkan. Namun, keduanya kembali masuk rumah sakit setelah merasakan gejala yang sama pada Kamis pagi.
Pihak Sekolah dan Penyalur Belum Beri Keterangan
Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah masih enggan memberi keterangan resmi. Aris Wisnu, Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas SMKN Palang, menyampaikan bahwa ia tidak berani memberikan penjelasan dan mengarahkan wartawan untuk menghubungi Polres Tuban.
Sementara itu, pihak SPPG Gesikharjo selaku penyalur MBG ke sekolah tersebut juga belum memberikan klarifikasi. Saat didatangi awak media, pintu kantor dalam keadaan tertutup dan pewarta dilarang masuk. (Az)
Editor : Kief












