Khawatir Rusak Sumber Mata Air, Pengeboran PDAM Tuban Ditolak Warga

- Reporter

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga protes pengeboran PDAM di Desa Montongsekar Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Warga protes pengeboran PDAM di Desa Montongsekar Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Warga Dusun Krajan, Desa Montongsekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, menolak rencana pengeboran sumur oleh PDAM Tirta Lestari Tuban. Warga khawatir pengeboran yang berlokasi tak jauh dari Sendang Kalangan yang merupakan sumber air utama desa dapat merusak mata air dan menyebabkan kekeringan.
“Kurang lebih empat tahun terakhir, kami sering kesulitan air setiap musim kemarau. Kalau Sendang Kalangan sampai rusak, kami bisa kekeringan total,” ujar Baroto Yuwono, warga setempat, Sabtu (04/10/2025).
Warga menilai proyek tersebut dilakukan tanpa sosialisasi. Mereka mengaku tidak pernah diajak musyawarah atau mendapat penjelasan terkait tujuan pengeboran maupun dampaknya.
“Sampai sekarang belum pernah ada sosialisasi. Tiba-tiba sudah ada alat bor dan mulai aktivitas,” tambahnya.

Dugaan Konflik Kepentingan

Penolakan warga juga dipicu kabar bahwa lahan tempat pengeboran merupakan milik pribadi Kepala Desa Montongsekar, Kasmuji, yang telah dijual ke PDAM Tuban. Sejumlah warga menduga pengeboran ini berpotensi mengurangi debit air di Sendang Kalangan dan membuka peluang komersialisasi sumber air.
“Kalau nanti sendang kering, siapa yang mau tanggung jawab?” kata Aris Setiawan, warga lainnya.

Kepala Desa: Murni Jual Beli Tanah

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Montongsekar, Kasmuji, membenarkan bahwa lahan yang dibeli PDAM tersebut sebelumnya memang miliknya. Ia menegaskan transaksi itu murni jual beli tanpa motif pribadi.
“Lahan itu dulu milik saya, tapi ini murni jual beli biasa. Saya memang menjualnya karena butuh uang,” ujar Kasmuji melalui sambungan telepon.
Kasmuji menambahkan, pihak desa hanya menerima surat pemberitahuan dari PDAM mengenai rencana pengeboran dan tidak terlibat langsung dalam proses teknisnya.
“Kami hanya menerima surat pemberitahuan. Kalau PDAM beli tanah itu, ya untuk pengembangan dan pengeboran,” jelasnya.

PDAM Belum Memberikan Penjelasan

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Lestari Tuban, Slamet Riyadi, saat dikonfirmasi mengaku tengah mengikuti rapat dan meminta agar konfirmasi dilakukan pada keesokan harinya. Hingga berita ini ditayangkan, pihak PDAM belum memberikan keterangan resmi terkait rencana pengeboran tersebut.

Catatan Redaksi:

Sendang Kalangan merupakan salah satu sumber mata air alami yang menjadi tumpuan warga Desa Montongsekar, terutama saat musim kemarau. Warga berharap rencana proyek PDAM tidak mengancam keberlanjutan sumber air tersebut dan meminta adanya kajian lingkungan sebelum pengeboran dilanjutkan. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional
KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang
Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda
37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi
Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab
Acara Sound Horeg di Tuban Digelar Tanpa Izin, Polisi Pilih Fokus Amankan Massa
Patok Batas Hilang, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Kian Rumit
Batu Bara Tuban Jadi Sorotan, Bupati Bilang Masih Muda, Aktivitas Tambang Justru Sudah Terlihat

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:58 WIB

KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:31 WIB

Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13 WIB

37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:11 WIB

Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab

Berita Terbaru