Tuban – Perguruan bela diri Pencak Silat Nahdhatul Ulama Pagar Nusa (PSNU Pagar Nusa) Cabang Tuban gelar konferensi cabang (Konfercab) ke-4 di Pondok Pesantren Sunan Bejagung hari ini (31/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Khusni Mubarok resmi didapuk menjadi ketua Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Tuban periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dan mufakat oleh peserta Konfercab.
Sekretaris Pimpinan Wilayah PSNU Pagar Nusa Jawa Timur, Muhammad Abdul Mujib yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan harapan besar dengan terpilihnya Khusni Mubarok menjadi ketua umum untuk bisa membawa prestasi untuk perguruannya kedepan. Selain itu juga berharap untuk kepengurusan kedepan mampu mewadahi seluruh kader.
“Kader Pagar Nusa di Tuban ini kan sangat banyak, jadi harapan saya bisa semua kader dapat terwadahi,” ujarnya.
Dia berpesan untuk kepengurusan mendatang memang mengurus organisasi Pagar Nusa itu unik. Namun, dengan dibangunnya komunikasi dengan para pihak, akan dapat membantu menjalankan roda organisasi menjadi lebih baik.
Dia yang juga warga asli Tuban akan turut serta membantu mengawasi jalannya organisasi kedepan. Dengan harapan akan membangun organisasi perguruannya menjadi lebih baik kedepannya.
Ketua Umum PSNU Pagar Nusa Tuban terpilih, Khusni Mubarok kepada awak media menyampaikan hasil konfercab kali ini bukanlah akhir. Menurutnya ini justru adalah awal untuk melangkah kedepan.
Dia berharap dengan konferensi ini akan membawa energi baru. Dan setelah konferensi ini seluruh pihak bisa membangun Pagar Nusa bersama.
Khusni Mubarok juga menyampaikan akan mengadakan pelatihan yang intens kedepan. Hal ini ia galakkan untuk kembali meningkatkan prestasi.
“Kita akan melakukan pelatihan intens, dan penjaringan kader berpotensi untuk meningkatkan prestasi,” ujar pria yang juga menjadi Jurnalis JTV tersebut.
Dia berpesan untuk seluruh anggota untuk merapatkan barisan. Juga berpesan untuk menjadi kader Pagar Nusa yang profesional, berprestasi, dan berakhlak mulia sehingga bisa membanggakan diri juga perguruan. (Az/Kiev)
Editor : Mukhyidin Khifdi