Kiai Ponpes Sunan Drajat Dihina di Medsos, Santri Laporkan Akun Tiktok ke Polisi

- Reporter

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah santri didamping kuasa hukum saat melaporkan akun TikTok @bagonggugat820 ke Polres Tuban, (Ist).

Sejumlah santri didamping kuasa hukum saat melaporkan akun TikTok @bagonggugat820 ke Polres Tuban, (Ist).

Lamongan – Tak terima sang guru atau kiainya dinistakan, alumni santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, melaporkan akun tiktok @bagonggugat820 ke Mapolres Lamongan. Akun ini memposting hinaan dan ujaran kebencian kepada KH Abdul Ghofur dengan kalimat yang kasar seperti “dukun politik berkedok kiai dan juga pengasuh pondok pesantren pilkada”.

Alumni Santri Ponpes Sunan Drajat yang berasal dari Lamongan, Bojonegoro dan Gresik itu resmi melayangkan laporan dugaan tindak pidana umum pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE).

“Terus terang, jika narasi tersebut melukai hati dan perasaan kami para alumni hingga kami bergerak sukarela berkumpul dan menempuh jalur hukum ke Polres Lamongan,” kata Fahmi Fikri perwakilan alumni santri PP Sunan Drajat,Senin (21/10/2024).

Pengasuh PP Sunan Drajat dihina lewat media sosial yang dinarasikan ujaran kebencian menyebar di akun media sosial Tik Tok, dianggap sebagai pelecehan dan penistaan.

“Perwakilan kami delapan orang yang merupakan asli alumni PP Sunan Drajat, kedatangan kami untuk melaporkan kasus pelecehan nama baik pengasuh Ponpes Sunan Drajat,” tutur Fahmi.

Dengan membawa bukti untuk dijadikan bahan pelaporan. Seperti bukti screenshoot video dengan narasi dukun politik berkedok kiai, ngaku NU tapi dukung calon Muhammadiyah, dan itu jelas di unggah akun @bagonggugat820.

“Dua alumni santri Sunan Drajat di antara kami dimintai keterangan Unit Pidek, Satreskrim, Polres Lamongan,” terang Fahmi.

Akun tik tok @bagonggugat820 tersebut, lanjut Fahmi, sengaja menyebar fitnah dengan ujaran kebencian dan mencemarkan nama baik kiai Ghofur dengan narasi yang diposting secara beruntun dari tanggal 6 sampai 18 oktober kemarin.

“Setelah ditelusuri akun penghina sang kiai tersebut sudah hilang. Tapi kami selaku pihak alumni meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara ini,” pungkasnya.

Editor : Silvy

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee