Musim Kemarau Mulai Mengintip, Wilayah Utara Tuban Lebih Dulu Alami Peralihan

- Reporter

Rabu, 9 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Langit cerah di perkotaan Kabupaten Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Kabupaten Tuban akan mulai memasuki musim kemarau pada pertengahan April hingga awal Mei 2025.

Kepala Stasiun BMKG Tuban, Muchammad Nur, saat dikonfirmasi LiputanSatu.id pada Selasa (09/04/2025), menjelaskan bahwa wilayah utara Tuban akan mengalami peralihan musim lebih awal dibanding daerah lainnya, tepatnya pada dasarian kedua April (11–20 April 2025). Beberapa kecamatan yang akan terlebih dahulu memasuki musim kemarau antara lain Bancar, Tambakboyo, Jatirogo, dan Kenduruan.

Sementara itu, sebagian besar kecamatan lainnya seperti Jenu, Merakurak, Tuban, Semanding, hingga Rengel diperkirakan akan mengalami peralihan musim pada dasarian ketiga April atau akhir bulan.

“Wilayah yang paling akhir memasuki musim kemarau adalah Kecamatan Senori, Parengan, dan Soko, yang diprediksi beralih pada dasarian pertama Mei, yaitu antara 1–10 Mei 2025,” ujar Nur.

BMKG juga mencatat bahwa sejumlah wilayah di Jawa Timur sudah mulai mengalami masa peralihan musim sejak April ini, sesuai prakiraan dari Stasiun Klimatologi Jawa Timur. Terkait fenomena iklim global, Nur menjelaskan bahwa saat ini Indonesia berada dalam status ENSO netral. Suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4 tercatat memiliki anomali sebesar 0,013, yang menandakan tidak adanya fenomena El Niño maupun La Niña. Kondisi ini diprediksi bertahan hingga pertengahan atau semester kedua tahun 2025.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jawa Timur Jum’at 28 Maret 2026, Surabaya Potensi Hujan Petir

Baca juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Tuban pada 23 Maret 2025

Menghadapi peralihan musim ini, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya petani dan nelayan, untuk terus memperhatikan prakiraan cuaca terkini. Petani diharapkan menyesuaikan jadwal tanam dan panen berdasarkan kondisi cuaca, sedangkan nelayan diminta memantau prakiraan maritim sebelum melaut.

“Untuk sepekan ke depan, kondisi gelombang laut di perairan Tuban relatif tenang hingga rendah, dengan angin dominan bertiup dari arah timur. Namun, masyarakat tetap harus waspada dan memeriksa informasi cuaca sebelum berlayar,” pungkas Nur.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Ribuan Ojol Geruduk DPRD Jatim, Desak UU Transportasi Online Segera Disahkan
Mutasi Besar-besaran di Polres Tuban: Wakapolres hingga Kapolsek Diganti, Ada Apa?
Rekrutmen Vendor Migas di Tuban Dipersoalkan, Warga Sambonggede Minta Transparansi
SIG Tuban Perluas Jaringan Air Bersih di Tahulu, Layani 83 KK dan Dukung Program MBG
Kasus Makam Sunan Bonang Tuban Dibuka Lagi, PWI-LS Sebut Tak Pernah Ada Izin Pembongkaran Nisan
Aliansi Umat Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan Makam Sunan Bonang Tuban, Ancam Aksi Lebih Besar
Puluhan Warga Tuban Antusias Ikuti Nobar Film Dokumenter “Pesta Babi”
Polri Bangun 1.376 SPPG MBG, Diproyeksikan Serap Hingga 68 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:43 WIB

Ribuan Ojol Geruduk DPRD Jatim, Desak UU Transportasi Online Segera Disahkan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:18 WIB

Mutasi Besar-besaran di Polres Tuban: Wakapolres hingga Kapolsek Diganti, Ada Apa?

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:10 WIB

SIG Tuban Perluas Jaringan Air Bersih di Tahulu, Layani 83 KK dan Dukung Program MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kasus Makam Sunan Bonang Tuban Dibuka Lagi, PWI-LS Sebut Tak Pernah Ada Izin Pembongkaran Nisan

Senin, 18 Mei 2026 - 19:45 WIB

Aliansi Umat Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan Makam Sunan Bonang Tuban, Ancam Aksi Lebih Besar

Berita Terbaru

Politik

Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:56 WIB

Advertisement
Exit mobile version