Nelayan Tuban Hilang Saat Perbaiki Jaring di Sungai Bengawan Solo

- Reporter

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan dari BPBD Tuban, SAR Tuban, TNI, Polri, serta masyarakat setempat melakukan koordinasi pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tim gabungan dari BPBD Tuban, SAR Tuban, TNI, Polri, serta masyarakat setempat melakukan koordinasi pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Seorang warga Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan di Sungai Bengawan Solo pada Jumat pagi (01/08/2025). Korban bernama Kamid (63), seorang nelayan berpengalaman yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidupnya dari sungai, diduga tenggelam terbawa arus saat mencoba memperbaiki alat jaring di dasar sungai.

Kronologi Kejadian: Menyelam untuk Perbaiki Jaring

Menurut penuturan perangkat Desa Kebomlati, Syaiful Amin, insiden bermula saat Kamid dan rekannya, Astro, sedang menjaring ikan menggunakan perahu berukuran 90 x 8 meter. Saat alat jaring yang mereka gunakan mengalami kerusakan, Kamid memutuskan untuk menyelam guna memperbaikinya secara langsung di dalam air.
“Setelah menyelam, Kamid tidak kembali ke permukaan. Rekannya sudah berusaha mencari dan memanggil-manggil, tapi tidak berhasil menemukannya,” ungkap Syaiful.
Astro kemudian segera menepikan perahu dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa. Informasi cepat itu langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan warga serta aparat gabungan untuk melakukan upaya pencarian.

Tim Gabungan Dikerahkan, Arus Deras Jadi Tantangan

Pencarian korban melibatkan tim gabungan dari BPBD Tuban, SAR Tuban, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Fokus pencarian dipusatkan pada titik terakhir di mana Kamid terlihat sebelum menghilang di bawah permukaan air. Namun, arus Bengawan Solo yang cukup deras menjadi tantangan utama dalam proses pencarian ini.
“Kami terus menyisir area menggunakan perahu karet, pelampung, dan sonar pendeteksi bawah air. Namun, arus deras sangat menyulitkan upaya penyelaman,” ujar salah satu anggota tim SAR.
Beberapa warga tampak memantau dari tepi sungai, sementara lainnya turut membantu dengan peralatan seadanya. Kegiatan ini juga mendapat pengawalan ketat agar proses pencarian tidak terganggu.

Duka Keluarga dan Warga Sekitar

Kabar hilangnya Kamid membawa duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Dikenal sebagai sosok ramah dan pekerja keras, Kamid telah lama menjadi bagian dari komunitas nelayan di Bengawan Solo.
“Beliau bukan orang baru di sungai ini. Hampir setiap hari beliau menjaring ikan di lokasi yang sama. Tapi musibah bisa datang kapan saja. Kami semua berharap ada keajaiban,” ujar salah seorang warga setempat dengan nada haru.

Kapolsek Imbau Warga Jaga Keselamatan dan Tidak Dekati Lokasi

Kapolsek Plumpang, AKP Ganda, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak mendekati area pencarian agar proses evakuasi berjalan lancar. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung diri saat beraktivitas di wilayah sungai yang memiliki arus deras.
“Kami mohon kerja sama dari masyarakat. Biarkan tim bekerja dengan leluasa. Dan ke depan, mari lebih waspada saat beraktivitas di sungai,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap Kamid masih terus berlangsung. Tim gabungan tetap berjaga di lokasi dengan harapan korban bisa segera ditemukan.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee