Pasar Sukabangun Ketapang Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Pokok dan Hasil Laut Segar

- Reporter

Minggu, 14 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Suasana Pasar Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Pasar tradisional ini menjadi salah satu pusat perdagangan kebutuhan pokok dan hasil laut segar yang ramai dikunjungi masyarakat setiap pagi, (Nurul Hidayatullah/Liputansatu.id).

Ketapang – Pasar Sukabangun yang berada di Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, masih menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang paling ramai dikunjungi setiap harinya.
Pasar tradisional yang juga dikenal sebagai pasar ikan tersebut menyediakan beragam kebutuhan pokok, mulai dari sayur-mayur, bahan pangan, bumbu dapur, hingga hasil tangkapan laut segar yang menjadi komoditas unggulan masyarakat pesisir.

Lokasi Strategis Mudahkan Akses Masyarakat

Keberadaan Pasar Sukabangun dinilai sangat strategis karena berada di kawasan Desa Sukabangun dan hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat Kecamatan Delta Pawan.
Lokasi tersebut memudahkan masyarakat dari berbagai wilayah sekitar untuk datang berbelanja tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju pusat kota.
Setiap pagi, pasar dipenuhi aktivitas jual beli yang melibatkan pedagang maupun pembeli dari berbagai desa di sekitar Kecamatan Delta Pawan.

Jadi Pusat Perdagangan Hasil Laut Segar

Selain menjadi tempat berbelanja kebutuhan rumah tangga, Pasar Sukabangun juga dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan hasil perikanan di Ketapang.
Kedekatannya dengan kawasan pelabuhan perikanan membuat pasokan ikan dan hasil laut lainnya relatif melimpah serta mudah diperoleh masyarakat.
Kondisi tersebut menjadikan pasar ini sebagai salah satu lokasi favorit bagi warga yang mencari bahan pangan segar dengan pilihan yang beragam.

Warga Nilai Pasar Sukabangun Lebih Dekat dan Lengkap

Salah seorang warga Desa Kali Nilam, Eca (20), mengaku lebih sering berbelanja di Pasar Sukabangun dibandingkan pasar lainnya karena lokasinya yang dekat dan kebutuhan yang tersedia cukup lengkap.
“Selain lebih dekat dari tempat tinggal saya, kebutuhan yang dicari juga cukup lengkap. Pasarnya buka pada pagi hari sehingga memudahkan kami berbelanja kebutuhan rumah tangga,” ujarnya saat ditemui di Pasar Sukabangun, Minggu (14/06/2026).
Menurut Eca, keberadaan pasar tersebut sangat membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bepergian jauh ke pusat kota.

Tetap Jadi Nadi Ekonomi Masyarakat Delta Pawan

Selain menjadi pusat perdagangan, Pasar Sukabangun juga kerap dimanfaatkan sebagai lokasi berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari operasi pasar bahan pokok hingga pelayanan kesehatan publik.
Ramainya aktivitas perdagangan yang berlangsung setiap pagi menunjukkan bahwa Pasar Sukabangun masih memegang peranan penting sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal sekaligus pusat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat di Kecamatan Delta Pawan dan wilayah sekitarnya. (Nh/)

Berita Terkait

Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi
Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan
Hari Kelima Pencarian, Nelayan Tuban yang Hilang Belum Ditemukan
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?
Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:31 WIB

Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:48 WIB

Hari Kelima Pencarian, Nelayan Tuban yang Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Pasar Sukabangun Ketapang Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Pokok dan Hasil Laut Segar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:54 WIB

Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version