Pasca Temuan Belatung Didalam Makanan, Dinas Pendidikan dan Politisi Gerindra Soroti Penyedia Layanan MBG di Tuban

- Reporter

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: (Ilustrasi/Ist).

Gambar: (Ilustrasi/Ist).

Tuban – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban terus bergulir pasca temuan larva serangga dalam makanan siswa pada Senin (14/07/25) lalu. Sejumlah pihak mulai bersuara, mulai dari pemerintah daerah hingga politisi, namun pihak penyedia — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) — yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN), hingga kini masih bungkam.
Hingga berita ini ditulis, tidak ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG. Kantor operasional mereka di Desa Glondonggede juga masih tertutup rapat bagi awak media dan masyarakat yang hendak meminta penjelasan.

Dinas Pendidikan: Kami yang Dirugikan, Evaluasi Sudah Dilakukan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Abdul Rakhmat, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah menerima laporan insiden makanan terkontaminasi tersebut.

“Kami sebagai penerima, tentu dirugikan. Kami sudah melakukan upaya komunikasi dengan pihak penyedia,” jelas Rakhmat saat dikonfirmasi Liputansatu.id, Selasa (16/07/25).

Ia menambahkan bahwa koordinasi dan evaluasi telah dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak terulang. Menurutnya, kualitas makanan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.

“Kami juga tidak mengharapkan hal tersebut terjadi. Semoga tidak lagi terulang,” imbuhnya.

Gerindra Soroti Mitra MBG: Jangan Cederai Program Prioritas Presiden

Kritik juga datang dari Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Tri Astuti, yang turut menyesalkan buruknya pelaksanaan program MBG di Tuban. Politisi yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Tuban itu menegaskan bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto tidak boleh dijalankan dengan sembarangan.

“Mitra harus memastikan makanan yang diproduksi memenuhi standar gizi yang ditetapkan, serta menjaga kebersihan dan keamanan pangan,” tegas Tri Astuti.

Menurutnya, skandal ini mencoreng nama baik program nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat. Ia menekankan bahwa penyedia harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Program baru saja diluncurkan, namun hal ini sudah bisa mempengaruhi kepercayaan publik dan kesuksesan program ke depan,” ujar Tri.

Desakan Evaluasi: Integritas dan Keamanan Pangan Dipertaruhkan

Kasus ini menyoroti lemahnya pengawasan dan standar operasional dalam implementasi program MBG. Jika tidak segera ditindaklanjuti, insiden seperti ini berpotensi terulang dan mengancam keberlanjutan program di wilayah lain.
Sejumlah pihak menyerukan agar evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap penyedia, sistem distribusi, dan pengawasan di lapangan.

Publik kini menunggu jawaban tegas dari pihak penyedia SPPG dan mitra terkait. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan terhadap program yang menyasar jutaan siswa di seluruh Indonesia ini.
Jika pemerintah ingin menjaga kredibilitas program MBG, maka insiden seperti ini harus ditindak secara serius dan terbuka.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee