Promo

Pelajar Situbondo Koma Usai Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Humas Polres Situbondo Ipda Slamet Yuwono menyampaikan bahwa laporan dugaan penganiayaan terhadap pelajar di Situbondo telah diterima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Kasi Humas Polres Situbondo Ipda Slamet Yuwono menyampaikan bahwa laporan dugaan penganiayaan terhadap pelajar di Situbondo telah diterima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Kasus dugaan kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Situbondo kini memasuki proses hukum.
Seorang pelajar berusia 18 tahun, Mahmud Nur Huda, dilaporkan menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sesama pelajar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (06/02/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di area parkiran permukiman warga dekat SMKN 1 Panji, Jalan Gunung Arjuno, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Krajan, Desa Kapongan, Kecamatan Kapongan.
Sementara terlapor berinisial RZ (17), warga wilayah Mangaran, Situbondo.
Kasus ini baru dilaporkan ke pihak kepolisian pada Sabtu (07/02/2026) pukul 16.45 WIB, setelah kondisi korban dinilai semakin mengkhawatirkan.

Korban Dipulangkan dalam Kondisi Babak Belur

Berdasarkan keterangan pelapor, pada Sabtu siang korban diantar pulang oleh teman-temannya dalam keadaan lemas dan penuh luka.
Salah satu anggota keluarga, Farida, sempat menanyakan penyebab kondisi tersebut.
Korban kemudian mengaku telah dipukuli secara bertubi-tubi oleh terlapor RZ bersama kakaknya yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Penganiayaan disebut dilakukan menggunakan tangan kosong dan berulang kali menyasar bagian kepala korban.
Akibat kejadian itu, korban mengalami memar di kedua mata, memar di dahi, lebam di kepala bagian kanan serta dugaan retak tulang tengkorak.
Saat ini korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan menjalani perawatan intensif di RSUD Soebandi Jember.

Polisi Benarkan Laporan, Proses Penyelidikan Berjalan

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan dugaan kekerasan tersebut.
Kasi Humas Ipda Slamet Yuwono menyampaikan bahwa laporan telah diterima dan kini masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik.
“Benar, kami telah menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti,” ujar Ipda Slamet saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan, perkara ini akan diproses sesuai Pasal 76C jo Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur sanksi tegas terhadap pelaku kekerasan terhadap anak.
“Kami menangani perkara ini secara serius, mengingat korban masih di bawah umur dan mengalami luka cukup berat,” tegasnya.

Dalam proses penyelidikan awal, polisi telah meminta keterangan dari dua saksi yang merupakan teman sekolah korban dan berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku hingga perkara menjadi terang. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Saber Pangan Sidak Pasar Baru Tuban, Ini Daftar Harga Terbaru Bapokting
Sengketa Penyegelan SPPG Tegalbang Tuban Berakhir dengan Kesepakatan Rp20 Juta
Gaji Belum Dibayar, Vendor Mundur dari SIG Tuban; 105 Pekerja Mogok Kerja
Mobil Dinas Diduga Ganti Pelat Demi Isi Pertalite, Pertamina Jatuhkan Sanksi ke SPBU di Tuban
VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian
Pencurian Kabel Sibel Marak di Merakurak, Sejumlah HIPPA Rugi Jutaan Rupiah
Mantan Anggota DPRD Tuban Jadi Tersangka Tambang Ilegal, Polisi Sita Excavator hingga Truk
Kuasa Hukum Erhamni Bantah Tuduhan, Polemik SPPG Tegalbang Tuban Masih Memanas

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:47 WIB

Saber Pangan Sidak Pasar Baru Tuban, Ini Daftar Harga Terbaru Bapokting

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:39 WIB

Sengketa Penyegelan SPPG Tegalbang Tuban Berakhir dengan Kesepakatan Rp20 Juta

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:38 WIB

Gaji Belum Dibayar, Vendor Mundur dari SIG Tuban; 105 Pekerja Mogok Kerja

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:41 WIB

Mobil Dinas Diduga Ganti Pelat Demi Isi Pertalite, Pertamina Jatuhkan Sanksi ke SPBU di Tuban

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:57 WIB

VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian

Berita Terbaru

Tampilan sajian MBG di Bancar yang dipersoalkan wali murid, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pendidikan

VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian

Jumat, 13 Feb 2026 - 16:57 WIB

Advertisement
Promo Shopee