Penyesuaian Harga LPG 3 Kg di Jawa Timur: HET Naik Jadi Rp 18.000 per Tabung

- Reporter

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono,(Ist).

Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono,(Ist).

SURABAYA, JATIM – Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg di Jawa Timur Resmi Disesuaikan. Pertanggal 15 Januari 2025, harga LPG 3 Kg di Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000 per tabung. Harga yang sebelumnya Rp 16.000 kini menjadi Rp 18.000 per tabung. Penyesuaian ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024.

Menurut Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, penyesuaian harga ini dilakukan setelah melalui perhitungan yang matang. “Penyesuaian ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan pasokan LPG 3 Kg di Jawa Timur agar tetap stabil,” ujarnya dalam konferensi pers di Surabaya, Kamis (16/1/2025).

Harga LPG 3 Kg Tidak Berubah Sejak 2015

Adhy mengungkapkan bahwa harga HET sebesar Rp 16.000 telah diberlakukan sejak 2015. Namun, dengan adanya kenaikan harga BBM yang memengaruhi biaya transportasi dan distribusi, penyesuaian harga menjadi Rp 18.000 per tabung dianggap perlu.

“Komponen kenaikan meliputi biaya distribusi dan margin agen, namun harga pokok tidak berubah,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Bali sudah lebih dulu melakukan penyesuaian harga LPG 3 Kg. Jawa Tengah menaikkan harga pada Agustus 2024, sedangkan Bali melakukannya sejak Januari 2023.

Dampak Kenaikan HET LPG 3 Kg terhadap Stabilitas dan Inflasi

Penyesuaian harga ini diprediksi berdampak pada inflasi Jawa Timur sebesar 0,13% hingga 0,2%. Namun, Adhy menegaskan bahwa inflasi dapat dikendalikan melalui kebijakan lain, seperti diskon tarif listrik 50% selama Januari–Februari 2025.

“Dengan diskon listrik, daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga meskipun ada kenaikan harga LPG,” katanya.

Upaya Pemerintah dalam Menjamin Ketersediaan dan Tepat Sasaran Subsidi

Adhy menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, kepolisian, serta Hiswana dan Pertamina untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan LPG sesuai HET.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pendataan ulang penerima subsidi agar lebih tepat sasaran. “Kami perlu mekanisme pendataan yang akurat agar subsidi benar-benar dinikmati masyarakat tidak mampu,” tegasnya.

Penyesuaian Harga LPG 3 Kg untuk Menjamin Ketersediaan Pasokan

Adhy menambahkan, jika HET tidak disesuaikan, ada risiko pergeseran stok dan kelangkaan yang dapat menyebabkan harga lebih tinggi di pasar. Dengan penyesuaian ini, stok LPG di Jawa Timur diharapkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Yang terpenting, ketersediaan gas LPG di Jatim tetap terjaga sehingga masyarakat tidak kesulitan,” pungkasnya.(Said/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee