Petani di Bangilan Tewas Tersambar Petir Saat Pulang dari Sawah

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengevakuasi korban dari ladang untuk dibawah ke rumah duka, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Warga mengevakuasi korban dari ladang untuk dibawah ke rumah duka, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Seorang petani bernama Imam (30), warga Desa Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, tewas setelah tersambar petir saat pulang dari sawah pada Rabu sore (22/10/2025).
Menurut keterangan warga, kejadian tragis itu berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Imam yang baru selesai bekerja di sawah memutuskan untuk pulang, namun nahas, di tengah perjalanan tubuhnya tersambar petir tepat di pematang sawah.
“Pas mau pulang hujan, di pematang sawah Imam tersambar petir,” ujar Ita, salah satu warga yang menyaksikan kejadian itu.

Korban Tewas di Lokasi Kejadian

Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Warga yang berada di sekitar lokasi segera melakukan evakuasi dan melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Bangilan IPTU Muhammad Yusuf membenarkan adanya peristiwa maut itu. Ia mengatakan, kejadian terjadi saat kondisi hujan lebat disertai petir.
“Korban masih di pematang sawah, dan di sekitar sana terdapat warga yang menyaksikan kejadian tersebut lalu segera menghubungi pihak kepolisian,” jelas IPTU Yusuf.

Imbauan Kepolisian

Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih berhati-hati selama musim penghujan. Masyarakat diingatkan untuk tidak berada di area terbuka seperti sawah, ladang, atau tanah lapang ketika terjadi hujan petir, guna menghindari risiko serupa.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan oleh keluarga. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee