Tuban – Aksi balap liar yang meresahkan warga akhirnya digerebek aparat Satlantas Polres Tuban. Tepat tengah malam, petugas melakukan penyergapan di jalur nasional Ring Road Soekarno-Hatta, Desa Sugihwatas, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Kedatangan polisi secara tiba-tiba membuat ratusan pemuda yang diduga terlibat balap liar kocar-kacir menyelamatkan diri. Suasana yang semula dipenuhi deru knalpot brong mendadak ricuh saat aparat memblokade akses jalan menggunakan mobil dinas.
Jalur Nasional Jadi Arena Balap
Balap liar tersebut diketahui kerap berlangsung hampir setiap hari, terutama selama bulan suci Ramadan. Aksi biasanya digelar menjelang berbuka puasa dan kembali marak menjelang waktu sahur.
Jalur Ring Road Soekarno-Hatta yang merupakan akses nasional dipilih karena relatif lurus dan minim hambatan pada malam hari. Namun, aktivitas ini dinilai sangat membahayakan, mengingat jalan tersebut tetap dilalui kendaraan umum dan logistik antar daerah.
Laporan masyarakat yang merasa terganggu oleh kebisingan serta khawatir terhadap keselamatan pengguna jalan menjadi dasar dilakukannya penindakan tegas.
Polisi Blokade Jalan, Peserta Tak Berkutik
Dalam operasi tersebut, aparat terlebih dahulu menyusun strategi dengan memblokade sejumlah titik keluar-masuk jalur nasional. Saat penyergapan dilakukan, para peserta balap liar tidak memiliki ruang untuk kabur.
Meski sebagian berusaha melarikan diri, petugas berhasil mengamankan sekitar 100 unit sepeda motor yang tidak sesuai standar pabrikan. Mayoritas kendaraan telah dimodifikasi ekstrem, terutama penggunaan knalpot brong serta perubahan rangka dan ban yang tidak sesuai spesifikasi keselamatan.
Sebagai bentuk efek jera, para pemuda yang terjaring razia diminta mendorong kendaraannya hingga ke Mapolres Tuban.
Sanksi Tilang dan Kendaraan Ditahan
Seluruh kendaraan yang diamankan langsung didata dan akan dikenakan sanksi tilang. Pemilik diwajibkan mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar asli sebelum dapat diambil kembali.
Apabila tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan atau belum mengembalikan spesifikasi kendaraan sesuai aturan, maka sepeda motor akan tetap ditahan di Mapolres Tuban.
Polisi Tegaskan Operasi Berlanjut
Kanitturjawali Satlantas Polres Tuban, Rizky Dwi, menegaskan bahwa penindakan terhadap balap liar akan terus dilakukan di berbagai titik rawan.
Menurutnya, selain meresahkan masyarakat, aksi balap liar sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lain.
“Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan berdasarkan laporan masyarakat. Balap liar ini membahayakan keselamatan dan tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.
Satlantas Polres Tuban juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari selama Ramadan.
Dengan operasi tegas ini, diharapkan aksi balap liar di jalur nasional Tuban dapat ditekan, sehingga keamanan dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. (Az)
Editor : Kief