Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Syamsul Hadi: Tersangka Soni Peragakan 32 Adegan

- Reporter

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka Soni saat memperagakan adegan ketika membunuh kakak iparnya,( Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id)

Tersangka Soni saat memperagakan adegan ketika membunuh kakak iparnya,( Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id)

SITUBONDO, JATIM – Penyidik Satreskrim Polres Situbondo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Syamsul Hadi (49), korban yang jasadnya ditemukan di area perkebunan tebu Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Kamis (16/1/2025). Dalam proses ini, tersangka Adi Wicaksono alias Soni (35) memperagakan 32 adegan pembunuhan yang dilakukannya terhadap kakak iparnya.

Rekonstruksi yang turut disaksikan istri korban, Dian Susanti, beserta kedua anaknya, memperlihatkan bagaimana Soni menjerat leher korban menggunakan kawat di dalam mobil. Selain itu, tersangka diduga beraksi bersama tiga orang lainnya yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Saksi dan Kuasa Hukum Hadiri Rekonstruksi

Kegiatan rekonstruksi ini juga dihadiri oleh kuasa hukum tersangka, Yuda, dan Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, Ivan Praditya. Ivan menyatakan bahwa rekonstruksi dilakukan untuk memastikan peran Soni sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Sebanyak 32 adegan yang diperagakan oleh tersangka Soni sesuai dengan BAP. Tujuannya adalah untuk memastikan keterlibatan tersangka sehingga kami tidak salah dalam proses penjeratan hukum,” ujar Ivan.

Kuasa Hukum Ajukan Keberatan

Sementara itu, Yuda, kuasa hukum tersangka, mengajukan keberatan atas proses reka adegan. Ia menyebut bahwa keterangan saksi lain yang menyatakan tersangka berada di acara Maulid Nabi di salah satu pesantren di Situbondo tidak dipertimbangkan oleh penyidik.

“Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan klien saya terlibat dalam tindakan kriminal ini. Bahkan, klien saya mengaku mendapat intimidasi selama proses pemeriksaan,” jelas Yuda.

Penyidik Bantah Tuduhan Intimidasi

Menanggapi keberatan tersebut, Kasi Humas Polres Situbondo AKP Akhmad Sutrisno menegaskan bahwa rekonstruksi dilakukan atas permintaan jaksa penuntut umum (JPU). Ia juga membantah adanya intimidasi terhadap tersangka selama pemeriksaan.

“Rekonstruksi ini dilakukan untuk memastikan jalannya proses hukum. Penyidik tidak pernah melakukan intimidasi terhadap tersangka,” pungkasnya.

Baca juga: Asik Ngelem, Enam Remaja di Situbondo Diciduk Polisi


Kasus ini terus menjadi sorotan, terutama terkait dengan peran Soni dan keberadaan tiga tersangka lain yang masih buron. Proses hukum diharapkan dapat berjalan transparan demi keadilan bagi keluarga korban.(Via/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban
Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?
Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah
Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban
Misteri Uang Rp600 Juta Tambang Ilegal Tuban Kian Rumit, Muncul Dugaan Keterkaitan ASN Kejari
Petani di Tuban Ditemukan Meninggal di Area Ladang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polresta Tuban Bongkar 4 Kasus Narkoba, 6 Tersangka dan Puluhan Butir Ekstasi Diamankan
Ayah Tiri di Tuban Diduga Lecehkan Anak hingga Hamil

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:38 WIB

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:47 WIB

Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:04 WIB

Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:11 WIB

Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:04 WIB

Petani di Tuban Ditemukan Meninggal di Area Ladang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polri, TNI, Subdenpom, dan DLHP Kabupaten Tuban melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengunjung saat operasi penertiban di kawasan eks lokalisasi Cangkring, Kecamatan Rengel, Sabtu (18/07/2026) malam, (Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Hukum Kriminal

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban

Minggu, 19 Jul 2026 - 19:38 WIB

Anggota Polri berseragam dinas mengendarai sepeda motor di Jalan Basuki Rahmat, Tuban, dalam peristiwa yang memunculkan pembahasan mengenai aturan merokok saat berkendara dan disiplin anggota kepolisian, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?

Minggu, 19 Jul 2026 - 14:47 WIB