Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Tiga Pasar di Tuban Mangkrak Usai Dibangun, Pemuda Pancasila: “Serahkan Saja Ke Desa”

- Reporter

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda Pancasila menyarankan Pengelolaan pasar diserahkan ke Desa, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemuda Pancasila menyarankan Pengelolaan pasar diserahkan ke Desa, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemuda Pancasila Soroti Pasar Tak Produktif

Tuban – Tiga pasar tradisional di Kabupaten Tuban disorot tajam oleh Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Tuban. Pasalnya, ketiga pasar tersebut dinilai mangkrak dan tak produktif, padahal baru selesai dibangun menggunakan anggaran negara.
MPC PP Tuban, bersama Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), melakukan audiensi langsung dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban pada Senin siang (14/07/2025). Dalam pertemuan itu, mereka mempertanyakan pengelolaan pasar yang dinilai tidak efektif dan menyarankan agar pengelolaannya dialihkan ke pemerintah desa.

Tiga Pasar yang Disorot: Bulu, Kenduruan, dan Penambangan

MPO PP Tuban, Mochammad Musa, menegaskan bahwa organisasi Pemuda Pancasila tidak tinggal diam melihat aset publik terbengkalai. Ia menyebutkan tiga pasar yang menjadi sorotan utama adalah Pasar Bulu (Kecamatan Bancar), Pasar Kenduruan, dan Pasar Penambangan.

“Pasar-pasar ini saat ini mangkrak. Tidak ada aktivitas ekonomi yang signifikan. Ini jelas merugikan masyarakat dan pemborosan anggaran,” tegas Musa kepada awak media.

Dalam pertemuan tersebut, Musa juga menyampaikan gagasan konkret: alih kelola pasar dari Pemkab ke Pemerintah Desa. Menurutnya, skema pengelolaan berbasis desa terbukti lebih efektif di beberapa wilayah lain, salah satunya di Kecamatan Montong.

“Ketika desa yang mengelola, ada rasa memiliki. Mereka lebih giat, karena merasa itu milik bersama. Buktinya, pasar di Montong yang dulunya lesu sekarang hidup setelah dipegang desa,” jelas Musa, yang juga menjabat Ketua DPC Partai Hanura Tuban.

Diskopumdag Buka Pintu Kritik dan Kolaborasi

Kepala Diskopumdag Tuban, Agus Wijaya, mengapresiasi kedatangan Pemuda Pancasila. Ia mengaku siap menerima kritik dan masukan sebagai bagian dari perbaikan kinerja instansinya, termasuk dalam pengelolaan pasar.

“Pada dasarnya kami terbuka terhadap masukan. Mereka datang untuk mengkritisi dan memberi saran, itu hal baik,” ungkap Agus saat dikonfirmasi.

Terkait alih fungsi dan revitalisasi pasar, Agus menyebutkan pihaknya telah menyiapkan beberapa solusi. Misalnya, Pasar Kenduruan sedang dalam kajian untuk dialihfungsikan, sementara Pasar Penambangan tinggal menunggu tindak lanjut teknis.

“Kami juga sedang uji respons masyarakat. Jangan sampai ada ketakutan di tengah warga. Prinsipnya, kami ingin masyarakat ikut merasa memiliki dan tidak fobia dengan penataan,” tambahnya.

Kolaborasi Pemkab dan Desa Jadi Kunci Revitalisasi Pasar

Menanggapi usulan agar desa dilibatkan dalam pengelolaan pasar, Agus tidak menolak. Bahkan, menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa justru dapat mempercepat solusi terhadap pasar-pasar mangkrak.

“Jika dikelola bersama masyarakat, tentu lebih mudah membangkitkan aktivitas pasar. Kami sangat terbuka,” pungkasnya.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Heboh di Pasar Wage Grabagan Tuban, Warga Tangkap Wanita Pengedar Uang Palsu
DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Masalah IT Jadi Biang Kerok Turunnya Akreditasi RSUD dr Koesma Tuban

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:02 WIB

Heboh di Pasar Wage Grabagan Tuban, Warga Tangkap Wanita Pengedar Uang Palsu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Berita Terbaru

Aktivitas cucian pasir kuarsa di Kecamatan Jenu Tuban yang dinilai mencemari sungi yang ada  di lingkungan sekitar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id