Surabaya – Seorang warga dilaporkan tenggelam di Sungai Jagir, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Minggu (24/08/2025) dini hari. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur.
Informasi yang diterima Kantor SAR Surabaya menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.35 WIB. Sejumlah saksi mata melaporkan adanya seorang pria yang diduga terpeleset ke dalam sungai saat berada di sekitar bantaran Jagir. Warga sempat berusaha menolong, namun arus deras membuat korban cepat terseret ke tengah sungai.
Posko SAR Didirikan di Lokasi
Menerima laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya segera mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menegaskan bahwa operasi pencarian langsung dilakukan begitu tim tiba di lokasi.
“Tadi pagi kami mendapatkan informasi adanya satu orang tenggelam di Sungai Jagir Wonokromo Surabaya. Hingga saat ini korban belum ditemukan, sehingga tim SAR gabungan mendirikan posko SAR dan melakukan pencarian,” ujarnya kepada wartawan.
Upaya Pencarian Gabungan
Pencarian dilakukan dengan berbagai metode. Dari jalur bawah air, dua orang penyelam diterjunkan, masing-masing dari Basarnas Surabaya dan BPBD Kota Surabaya. Mereka melakukan penyelaman hingga 150 meter ke arah rel kereta api yang melintasi kawasan tersebut.
“Penyelaman difokuskan di sekitar titik awal korban dilaporkan tenggelam, lalu meluas ke arah hilir sungai. Arus cukup deras sehingga perlu kehati-hatian,” jelas Gani Wiratama, Komandan Tim dari Basarnas Surabaya.
Selain itu, penyisiran di permukaan air dilakukan menggunakan dua perahu karet. Tim juga melakukan pemantauan dari beberapa titik darat di sepanjang aliran sungai, untuk mengantisipasi kemungkinan korban tersangkut di tepian.
Pantauan di lapangan, sejumlah relawan dan warga tampak ikut membantu dengan memberikan informasi terkait arah arus sungai dan kemungkinan titik pencarian. Situasi di sekitar lokasi juga ramai dengan kehadiran keluarga korban yang terus berharap proses pencarian segera membuahkan hasil.
Beberapa relawan bahkan menyiapkan penerangan tambahan di sekitar bantaran sungai untuk membantu tim SAR jika pencarian dilanjutkan hingga malam hari.
Banyak Unsur Terlibat
Operasi SAR ini melibatkan banyak unsur. Selain Basarnas Surabaya, tim gabungan juga terdiri dari BPBD Surabaya, PMI, Tagana, SAR MTA, Gerpik, SAR Surabaya, Posko Bersama Relawan Surabaya, IDERU, Hujung Galuh Rescue Surabaya, IOF, SAR Trek, PT Gun, serta PT Jasa Tirta Jatim.
Kerja sama lintas instansi ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dan memberikan hasil terbaik.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Kepala Kantor SAR Surabaya memastikan, upaya penyelamatan akan terus dilakukan hingga korban berhasil ditemukan.
“Operasi SAR akan terus kami laksanakan, dengan memaksimalkan semua potensi yang ada. Kami berharap korban segera ditemukan dan bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” tegas Nanang Sigit.(Ron)
Editor : Kief












