TMA Bengawan Solo Naik, Warga Bojonegoro Diminta Waspada

- Reporter

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketinggian muka air Bengawan Solo di Bojonegoro,(Said/Liputansatu.id).

Ketinggian muka air Bengawan Solo di Bojonegoro,(Said/Liputansatu.id).

Bojonegoro – Tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya curah hujan serta limpahan air dari wilayah hulu.

Berdasarkan laporan pengamatan terbaru, per Selasa (25/2/2025) pukul 19.00 WIB, elevasi air di Karangnongko tercatat mencapai 27.78 meter dan mengalami kenaikan. Di wilayah Kota Bojonegoro, TMA juga mengalami peningkatan menjadi 12.96 meter, mendekati batas siaga 2 yang berada di angka 13.06 meter.

Selain itu, di beberapa titik lainnya, TMA juga mengalami kenaikan, di antaranya:

  • Padangan: 22.29 meter (naik)
  • Babat: 6.98 meter (naik)
  • Karang Geneng: 3.48 meter (naik)
  • BG Sembayat: Hulu 1.65 meter (naik), hilir 1.60 meter
  • Kuro: 1.60 meter (naik)

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menetapkan status Sungai Bengawan Solo pada level siaga 1 atau siaga hijau untuk mengantisipasi kemungkinan banjir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksono, mengimbau warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Warga sekitar bantaran sungai sebaiknya bersiap jika terjadi kenaikan air, baik untuk penyelamatan diri maupun barang berharga. Semoga tidak sampai terjadi banjir,” ujarnya, Selasa (25/2/2025).

Selain itu, Heru memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro telah menyiapkan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo.

“Insyaallah kami siap menghadapi banjir Bengawan Solo, baik dari segi personel maupun logistik,” pungkasnya.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan, masyarakat di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo diimbau untuk terus memantau perkembangan tinggi muka air.

BPBD bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan siap mengambil tindakan jika terjadi peningkatan status. Warga diharapkan tetap tenang namun waspada, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika terjadi keadaan darurat.(Pur)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:44 WIB

Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee